Connect With Us

Kota Tangerang Segera Miliki Kartu Identitas Anak

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 5 Maret 2018 | 18:00

Sekretaris Disdukcapil Kota Tangerang Dedi Hidayat saat menampilkan blangko KIA. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)


TANGERANGNEWS.com - Dalam waktu dekat ini, anak-anak di Kota Tangerang yang berusia di bawah 17 tahun akan mempunyai Kartu Identitas Anak (KIA). Sebab, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang sudah menyiapkan ratusan ribu blangko untuk KIA.

Kepala Bidang Kependudukan Disdukcapil Kota Tangerang Sri Warsini mengatakan, memang saat ini pembuatan KIA di Kota Tangerang belum berlangsung. Tetapi, ia menegaskan bulan depan sudah bisa diterapkan.

"Prosesi pelaksanaannya sudah kami siapkan matang-matang. Intinya akan di mulai dalam waktu dekat ini," ujarnya saat ditemui TangerangNews di kantornya, Jalan Perintis Kemerdekaan No 1, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Senin (5/3/2018).

Hal tersebut mengingat bahwa Disdukcapil Kota Tangerang telah mempersiapkan sarana dan prasarana pelaksanaan KIA, seperti blangko, alat cetak dan ribbon.

Menurut Sri, anak-anak di Kota Tangerang yang akan memiliki KIA sudah terdata oleh Disdukcapil. Jumlahnya pun cukup banyak, ada sekitar 418.772 orang.

"Kami menyiapkan sebanyak 312.900 blangko. Sebanyak 100.000 dilaksanakan pengadaannya pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2017. Sedangkan sisanya sebanyak 212.900 dilaksanakan pada APBD tahun anggaran 2018," katanya.

Sri menjelaskan, Berdasarkan Permendagri Nomor 2/2016 Tentang Kartu Identitas Anak, bahwa KTP anak ini terdiri dari 2 jenis yaitu untuk anak yang berusia 0 - 5 tahun (balita) dan untuk anak berusia 5 sampai 17 tahun.

Persyaratannya pun sangat mudah. Orangtua atau pemohon dapat memintakan KIA jenis 5 - 17 tahun dengan menyertakan fotocopy kutipan akta kelahiran anak, KTP dan KK orangtua, serta dua lembar pasfoto anak berukuran 2 x 3 cm.

Sementara untuk KIA balita syaratnya sama, tetapi jika anak balita lahir sebelum pemberlakuan KIA, kartunya dapat dimintakan ke Disdukcapil.

"KIA balita diberikan bersamaan dengan kutipan akta kelahiran anak," jelasnya.

Disdukcapil juga memprioritaskan kemudahan pelaksanaan pembuatan KIA. Sri mengatakan pembuatannya bisa dilaksanakan di Kecamatan domisili.

"Pelaksanaan pembuatan KIA bisa dilaksanakan di Kecamatan. Tidak menutup kemungkinan juga dilaksanakan secara kolektif dari sekolah-sekolah. Kini sedang diproses prosedur dan SOP pelaksanaannya," ucapnya.

Sri menjelaskan lebih jauh mengenai manfaat KIA, pada dasarnya KIA merupakan dokumen kependudukan.

KIA bermanfaat sebagai bentuk pemenuhan hak anak, untuk persyaratan mendaftar sekolah, untuk mendaftar BPJS, pembuatan dokumen keimigrasian, serta mencegah terjadinya perdagangan anak.

"Juga bisa bermanfaat untuk proses identifikasi jenazah dengan korban anak-anak dan juga untuk mengurus klaim santunan kematian, untuk keperluan lain yang membutuhkan bukti diri si anak contohnya untuk data identitas membuka tabungan atau menabung di bank," paparnya.

Kartu tersebut akan berfungsi dan bermakna sama seperti KTP pada orang dewasa. Setiap pribadi memiliki dokumen kependudukannya sendiri sehingga identitas dirinya sah secara hukum.(RAZ/HRU)

TEKNO
Aplikasi Trading PINTU Buka Layanan VIP, Tawarkan 6 Keunggulan Ekskuslif

Aplikasi Trading PINTU Buka Layanan VIP, Tawarkan 6 Keunggulan Ekskuslif

Minggu, 15 Maret 2026 | 20:25

PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset kripto yang terdaftar resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resmi meluncurkan Pintu VIP.

NASIONAL
Bukan Jumat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada Sabtu 21 Maret

Bukan Jumat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada Sabtu 21 Maret

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:04

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

BANTEN
Menhub Sebut Rabu Malam Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak

Menhub Sebut Rabu Malam Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak

Kamis, 19 Maret 2026 | 10:03

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut puncak arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, malam, lalu.

BANDARA
5.000 Armada Angkutan Online Bandara Soekarno-Hatta Ditempel Flyer Nomor Darurat 110

5.000 Armada Angkutan Online Bandara Soekarno-Hatta Ditempel Flyer Nomor Darurat 110

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:59

Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026 yang bertepatan dengan Ramadan 1447 H, Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) melakukan langkah progresif untuk menjamin keamanan pengguna jasa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill