Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com - Pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur berinisial Dah, 63, mengaku mempunyai tingkah laku seperti wanita dan kerap menggunakan pakaian wanita sejak kecil.
Wakapolres Metro Tangerang AKBP Harley Silalahi mengungkapkan, Dah mempunyai seorang istri dan tiga anak. Kendati begitu, istrinya selama ini tidak bisa menyanggupi permintaan ranjang Dah.
"Tersangka memang punya istri punya anak, tetapi istrinya sudah tak bisa menyanggupi permintaan suaminya," kata Harley, di Mapolres Metro Tangerang, Selasa (6/3/2018).
Dah, menjalani usaha bisnis rental game PlayStation (PS) milik anaknya. Sejak kecil, Dah mempunyai tingkah laku seperti wanita. Dia juga kerap kali mengenakan pakaian wanita.
"Pelaku termasuk korban juga, bahwa dia dulunya juga ada sedikit kelainan, adalah senang menggunakan pakaian wanita dan sering seperti perempuan. Seiring waktu berjalan ada ketertarikan terhadap sesama jenis dengan sesama laki-laki," ungkap Harley.
Hal itu juga disampaikan oleh Dah. Ia tak mengelak, bahwa dirinya memiliki keterkaitan terhadap sesama jenis untuk memenuhi kebutuhan seksualnya.
"Jadi saya aja jarang berhubungan dengan istri, dulu sering dari kecil pakai baju cewe. Tetapi terus terang saja saya mau jadi laki-laki sejati," kata Dah.
Dah mengungkapkan penyesalannya bahwa telah melakukan tindak pencabulan terhadap para korbannya.
"Saya lakuin ini (pencabulan) sejak disuruh jagain PS. Ini usahanya punya anak. Anak saya ada tiga. Saya minta maaf untuk semuanya, saya menyesal telah melakukan hal ini," ungkap Dah.(RAZ/HRU)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGDalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Tangcity Mall kembali menghadirkan rangkaian program spesial bertajuk “Merdeka Stamprizes” yang berlangsung mulai 7 Agustus hingga 20 September 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kebutuhan pelaku bisnis akan ruang usaha yang strategis dan mampu memberikan pengalaman unik bagi pelanggan terus meningkat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews