Connect With Us

Pengamat: Warga Tangerang Berhak Pilih Kotak Kosong

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 8 Maret 2018 | 18:00

Pengamat Sosial Politik dari TSJ Circle, Tamil. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dalam Pilkada serentak di tahun 2018, Provinsi Banten menyumbang 3 daerah dengan pasangan calon (paslon) tunggal, yaitu Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Lebak. Hal ni membuat sejumlah pihak menyatakan keprihatinannya.

Pengamat Sosial Politik dari TSJ Circle, Tamil memprediksi adanya calon tunggal yang akan melawan kotak kosong nanti akan menurunkan partisipasi publik secara drastis, karena masyarakat enggan mencoblos ke TPS. Hal ini lantaran masyarakt tidak mendapat sosialisasi terkait hak untuk memilih kotak kosong.

"Minimnya informasi tentang keberadaan kotak kosong sebagai lawan tanding seakan membuat masyarakat tidak memiliki pilihan. Kita jangan lupa, bahwa memilih kotak kosong adalah aspirasi rakyat yang dilindungi UU dan itu hak suara yang sah, namun sangat disayangkan KPU tidak mensosialisasikan hal ini dengan baik, sehingga terkesan KPU berpihak kepada calon tunggal dan ini menciderai netralitas KPU," ujarnya saat ditemui di Tangerang,  Kamis (8/3/2018).

Lanjut Tamil, rakyat harus tahu bahwa jika nanti perolehan suara kotak kosong lebih banyak, maka akan ditunjuk Plt Kepala Daerah sampai tahun 2020.  Minimnya sosialisasi tentang kKotak Kosong ini justru merugikan para calon tunggal, sebab dalam praktiknya rasa antipati masyarakat akan berimbas kepada para calon dan ini murni tanggung jawab KPU.

“Untuk itu, KPU perlu mensosialisasikan Kotak Kosong pada masa kampanye. Kotak Kosong ini harus diperlakukan adil selayaknya lawan tanding, Karena begitulah posisinya dalam surat suara," tegas Kang Tamil.

Dirinya pun ikut melakukan sosialisasi di media sosial melalui aksi tagline #belaKotakKosong. Hal ini sebagai penegak kebenaran bagi jalannya demokrasi Indonesia, serta sebagai bentuk pengingat bagi para calon tunggal, bahwa masih banyak tugas yang tertinggal dan harus dibenahi di daerahnya.

“Ini merupakan salah satu aspirasi bentuk penyelamatan demokrasi di Indonesia terkait calon tunggal dalam pilkada serentak 2018,” jelasnya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill