Connect With Us

Kericuhan Supporter MU Vs Liverpool di TangCity Mall Memakan 6 Korban

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 11 Maret 2018 | 18:00

Suasana acara nonton bareng (nobar) pertandingan Manchester United versus Liverpool di Food Arcade TangCity Mall berakhir dengan kericuhan, Sabtu (10/3/2018) malam. (@TangerangNews / Achmad Irfan)

TANGERANGNEWS.com-Setelah dua kelompok fans Manchester United dan Liverpool terlibat baku hantam, sedikitnya ada enam korban yang mengalami luka-luka akibat terkena lemparan botol di Food Arcade TangCity Mall, Sabtu (10/3/2018) malam.

"Terjadi keributan yang mengakibatkan beberapa korban luka akibat lemparan Botol," kata Kasubag Humas Polrestro Tangerang Kompol Robinson Manurung, Minggu (11/3/2018).

Adapun keenam korban luka-luka itu bernamaGenrio, Oky Hari, Adam Sany yang merupakan fans Manchester United dan Bayu, Ari, Anjar berasal dari fans Liverpool.

Mereka mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya akibat kedua fans tersebut saling lempar botol pada saat kericuhan terjadi.

Robinson menuturkan, yang terlibat pada insiden kericuhan itu telah sepakat berdamai secara kekeluargaan. 

"Seluruh korban dan penanggung jawab acara dibawa ke Polsek Tangerang untuk menindak lanjuti perkara yang sudah terjadi dan diadakannya kesepakatan damai secara kekeluargaan untuk tidak saling menuntut," jelasnya.(RAZ/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill