Connect With Us

4900 Pelajar Ikuti O2SN Korwil 3 Kota Tangerang

Advertorial | Rabu, 14 Maret 2018 | 15:00

| Dibaca : 1528

Sebanyak 4900 pelajar tingkat SMP di Korwil 3 Kota Tangerang mengikuti Olimpiade Olaharaga Siswa Nasional (O2SN) yang digelar pada, Rabu (13/3/2018). (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 4900 pelajar tingkat SMP di Korwil 3 Kota Tangerang mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang digelar pada, Rabu (13/3/2018). Para pelajar kelas 7 dan 8 yang berasal dari 54 sekolah di Kota Tangerang ini akan bersaing untuk bisa melanjutkan pertandingan ke tingkat kota hingga nasional.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaludin di SMP Negeri 6 Kota Tangerang di Perumnas 1, Kecamatan Karawaci. Dengan mengangkat tema “Melalui O2SN Membentuk Pelajar Berprestasi dan Berbudi Luhur”, kegiatan ini diharapkan selain bisa mencetak bibit atlet berprestasi, juga meningkatkan kesehatan jasmani para siswa.

Jamaludin menjelaskan, O2SN Korwil 3 ini meliputi sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Karawaci, Cibodas, Periuk, Jatiuwung. Pertandingan sendiri digelar di sejumlah tempat seperti SMPN 6, 9, 19, Islamic Center, Voctech dan Lapangan Cemara. Nantinya, atlet yang menjadi juara di tingkat korwil akan kembali dipertandingkan pada O2SN tingkat Kota Tangerang yang akan berlangsung pada tanggal 4-5 April 2018.

“Adapun cabang olahraga yang dipertandingan ada 11, diantaranya atletik, renang, tenis meja, bulu tangkis, basket, sepak bola, catur, karate, pencak silat, taekwondo, dan volli,” jelasnya.

Dia menambahkan bawa O2SN ini merupakan rutin setiap tahun, dimana ini merupakan tahun ke 4. Dia berharap program ini juga bisa mempererat silaturahmi dan kekompakan antar pelajar dan mencegah dari perilaku negatif seperti tawuran dan bolos sekolah.

“Jadi dengan olahraga, anak dilatih agar disiplin, sportif, kerjasama, bisa diajak diskusi dan tukar pikiran. Selain itu juga sebagai upaya agar anak-anak bisa hidup sehat sehingga nilai akademisnya ikut meningkat,” ujarnya.

Menurut Jamaludin, atlit dari O2SN Kota Tangerang sendiri sudah berhasil meraih juara satu di tingkat Provinsi Banten, khususnya cabor renang dan bulu tangkis. Hanya saja masih ada yang kurang di cabor altetik. “Kita masih kalah di atletik, mudah-mudahan tahun ini bisa meraih juara lebih banyak di tiap cabang,” paparnya.

Ketua Korwil 03 O2SN Kota Tangerang H Maksum mengatakan, dari Korwil 3 sendiri telah melahirkan juara umum selama 3 tahun berturut-turut di cabang olahraga catur, hingga banyak yang lolos ke tingkat provinsi dan nasional. “Target kita dai 11 cabor, minimal 5-6 cabor yang meraih juara di tingkat selanjutnya,” tukas pria yang juga menjabat kepala sekolah SMP N 6 Kota Tangerang ini.(ADV)

BANDARA
Nama Kadin Bandara Soetta Dicatut untuk Bisnis Fiktif, Pelaku Dilaporkan ke Polda

Nama Kadin Bandara Soetta Dicatut untuk Bisnis Fiktif, Pelaku Dilaporkan ke Polda

Jumat, 21 September 2018 | 19:26

TANGERANGNEWS.com-Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Paradigma Baru Bandara Soekarno Hatta akan melaporkan seorang pria bernama

SPORT
Disaksikan Bupati Zaki, Ponpes Arrasyadiyyah Juarai LSN Banten

Disaksikan Bupati Zaki, Ponpes Arrasyadiyyah Juarai LSN Banten

Jumat, 21 September 2018 | 21:47

TANGERANGNEWS.com-Laga final Kompetisi Liga Santri Nasional (LSN) Region Banten tahun 2018 berakhir dengan kemenangan Pondok Pesantren

KOTA TANGERANG
Pelaku Bentrokan Supporter Persikota & Polisi Ternyata Ulah Geng Kampung Bahagia

Pelaku Bentrokan Supporter Persikota & Polisi Ternyata Ulah Geng Kampung Bahagia

Jumat, 21 September 2018 | 21:36

TANGERANGNEWS.com-Bentrokan antara warga dengan supporter Persikota Tangerang yang terjadi beberapa waktu lalu di Jalan HOS Cokroaminoto,

OPINI
Tantangan Profesi Polisi Zaman Now

Tantangan Profesi Polisi Zaman Now

Rabu, 18 Juli 2018 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-Anak saya yang baru menapaki usia lima tahun terpesona tayangan di sebuah televisi swasta. Di usia yang belum dapat menggunakan nalar sebagai kelengkapan berfikir itu, ia justru telah hapal slogan yang

"Kita tidak boleh menerima nasib buruk dan pasrah menerimannya sebagai kutukan. Kalau kita mau hidup bebas, kita harus belajar untuk terbang"

Gie