Connect With Us

Sosialisasi Pilkada KPU Kota Tangerang Masih Belum Sempurna

Muhamad Heru | Selasa, 27 Maret 2018 | 11:00

Katong Supriadi Fokal IMM Kota Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Heru)


TANGERANGNEWS.com-Dalam beberapa bulan kedepan Kota Tangerang akan menggelar pesta besar yakni pemilihan kepala daerah untuk periode 2018 - 2023. Pilkada Kota Tangerang yang akan dilaksanakan pada bulan Juni 2018 nanti hanya memiliki satu pasangan calon, yakni Arief R. Wismansyah dan Sachrudin.

Meskipun hanya diikuti satu pasangan calon namun pilkada harus terlaksana dengan lancar tahapan-tahapannya sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang telah ditetapkan.

BACA JUGA :

Bukan hanya itu, partisipasi masyarakat dalam pagelaran demokrasi di Kota Tangerang menjadi talak ukur sejauh mana tingkat kepedulian masyarakat terhadap pilkada, karena bagaimana pun juga pilkada 2018 ini mejadi penentu bagaimana perkembangan dan kemajuan Kota Tangerang dalam 5 tahun kedepan.

Dalam memberikan edukasi mengenai pilkada 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi komisi yang dipercaya untuk memberikan pemahaman dan informasi mengenai pelaksanaan Pemilukada, serta mendorong partisipasi masyarakat untuk ikut serta dan mau memberikan hak pilihnya.

Sebanyak 1.037.369 nama pemilih sementara telah disahkan oleh KPU dari 13 kecamatan yang ada di Kota Tangerang. Dengan rincian 519.069 pemilih laki-laki dan 518.300 pemilih perempuan.

KPU Kota Tangerang dalam rilisnya siap melaksanakan 416 kegiatan sosialisasi di 104 kelurahan guna memberikan edukasi kepada masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam perhelatan besar pilkada Kota Tangerang 2018.

"Sosialisasi yang saat ini sudah mulai berjalan menyasar kepada pemilih pemula, tokoh masyarakat, tokoh agama dan disabilitas. Namun setelah kurang lebih 2 bulan berjalan kegiatan sosialisasi oleh KPU Kota Tangerang masih banyak warga yang belum mengetahui informasi-informasi mengenai Pilakada yang pada bulan juni nanti akan dilaksanakan. Bahkan banyak masyarakat masih belum tahu pada tanggal berapa Pilakada Kota Tangerang akan di laksanakan,"kata  Katong Supriadi Fokal IMM Kota Tangerang.

Dia menilai seharusnya dengan anggaran yang besar KPU bisa bekerja secara maksimal dalam memberikan edukasi agar partisipasi masyarakat memberikan suara ke TPS bisa mencapai 78%.

"Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan KPU hanya menyentuh tataran masyarakat menengah dan atas yang memang sudah teredukasi dengan baik karena lebih sering terkena terpaan media, masyarakat-masyarakat yang ada di lingkungan padat penduduk sama sekali tidak tersentuh," jelasnya.

Dia berharap KPU bisa turun ke bawah bahkan door to door untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, jadi anggaran yang selama ini dipercayakan berguna manfaat demi tegaknya demokrasi di kota Tangerang yang tercermin dari tingginya partisipasi masyarakat memberikan hak suaranya.

Pemasangan APK dan APS yang juga dipercayakan oleh KPU masih belum tepat tempat pemasangan sehingga tidak terlihat dan ada yang rusak atau dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

"KPU sebagai penyelenggara diharapkan bisa berfikir lebih kreatif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, bukan sekedar menuntaskan kewajiban tanpa melihat efektifitas dan efisiensinya. Anggaran pilkada yg sangat besar diharapkan bisa berbanding lurus dengan pengetahuan masyarakat di seluruh elemen dan tingkatan. Masyarakat berharap KPU segera melakukan evaluasi sehingga bisa bekerja yang maksimal," tuturnya.(RAZ/HRU)

BANTEN
Kemarau Ekstrem, Pemprov Banten Kaji Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan

Kemarau Ekstrem, Pemprov Banten Kaji Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:41

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan, menyusul banyaknya kebakaran dan kekurangan air bersih akibat fenomena El Nino Godzilla yang melanda wilayah tersebut.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill