Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel
Jumat, 6 Februari 2026 | 16:11
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.
TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka menjelang bulan Ramadhan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Tangerang Kota menggelar Operasi Patuh Jaya 2018 yang dilaksanakan pada 26 April hingga 9 Mei 2018 mendatang.
Selain persiapan memasuki bulan Ramadhan dan arus mudik lebaran 2018, operasi tersebut dilaksanakan untuk menekan jumlah kecelakaan di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota.
Polantas akan melakukan penindakan terhadap kendaraan yang melawan arus, bermain handphone saat berkendara, angkutan umum yang naik/turunkan penumpang tidak pada tempatnya, dan tidak menggunakan helm ber-SNI serta pelanggaran rambu lalu lintas lainnya.
"Operasi ini digelar untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam keselamatan saat berkendara," kata Kanit Lantas Polres Metro Tangerang AKP Isa Ansori, Kamis (26/4/2018).
Operasi ini juga akan digelar di sejumlah jalan di Kota Tangerang dan Polantas fokus terhadap Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, dan Jalan Benteng Betawi.
Operasi pun melibatkan sekitar 150 personel gabungan mulai dari Satlantas, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Polisi Militer.
"Kita akan lebih mengedepankan penegakan hukum 50 persen. Pola penindakannya yakni preventif 25 persen dan preemtif 25 persen," jelas AKP Isa Ansori.
Masyaraka Kota Tangerang dihimbau untuk dapat melengkapi surat-surat kendaraan bermotornya dan kelengkapan kendaraan lainnya, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas disaat berkendara.(DBI/HRU)
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.
TODAY TAGJaringan ritel material konstruksi di bawah naungan PT Mitra Baja Cemerlang (MBC), Mitra Besi Baja (MBB) resmi membuka cabang keduanya di Serpong, Kota Tangerang Selatan.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews