Connect With Us

Rumah di Cibodas sebagai Gudang Miras Digerebek, Ribuan Miras Diamankan

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 26 April 2018 | 14:00

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang menggelar razia miras besar-besaran di tempat penyimpanan ribuan miras dan warung kelontong, di wilayah Kecamatan Cibodas dan Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. (@TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)


TANGERANGNEWS.com-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang menggelar razia besar-besaran minuman keras (miras) pada Rabu (25/4/2018). Alhasil, petugas mengamankan ribuan botol miras dari sebuah toko kelontong di Kecamatan  Cibodas dan Karawaci.

Kasatpol PP Kota Tangerang Mumung Nurwana mengatakan, target operasi kali ini adalah di wilayah Kecamatan Cibodas dan Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Puluhan personil gabungan pun diterjunkan dalam operasi besar-besaran ini. Petugas berhasil menggeledah sebuah rumah yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan ribuan miras dan warung kelontong.

"Dari rumah itu kami dapati 1.164 botol minuman beralkohol dari berbagai merk. Dan 36 botol minuman beralkohol dari warung kelontong," kata Mumung, Kamis (26/4/2018).

Mumung menuturkan, operasi tersebut merupakan salah satu penegakan peraturan daerah No 7/2005 tentang pelarangan pengedaran dan penjualan minuman beralkohol di Kota Tangerang.

"Jadi seluruhnya didapati 1.200 botol minuman beralkohol," ucapnya.

Menurutnya, ribuan miras yang didapatkan itu juga dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Tangerang untuk dimusnahkan. "Ya nanti kami musnahkan," tuturnya.(RAZ/HRU)

WISATA
7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:36

Pecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill