KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Ketua Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ( FOKAL IMM) Kota Tangerang Supriadi mengatakan, bahwa saat ini banyak berita hoax yang menyesatkan dan masih bertebaran sehingga menimbulkan keresahan.
Oleh karena itu, dia mengajak para mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan untuk mendeklarasikan Gerakan Anti Hoax.
Kegiatan deklarasi tersebut berlangsung di Kampus Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) dengan diawali kegiatan dialog publik, Jumat (27/4/2018).
Pembicara dialog publik Ahmed Khoirudin menyatakan, bahwa hoax adalah musuh bersama. Dia pun siap mendukung aparatur pemerintah terutama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam memberantas hoax.
"Pastikan kebenaran berita terlebih dahulu atau tanyakan kepada kepolisian jika ragu dan jangan kembali menyebarkan jika bermuatan negatif," ujarnya.
Rupanya Ahmed sangat risau jika mendengar kata 'Hoax'. Karena menurutnya, hoax sangat berbahaya dan bisa menjadi virus pemecah bangsa.
"Setelah deklarasi ini akan kita laporkan dan serahkan pada pihak yang berwajib jika ada berita hoax. Hal itu mengingat undang undang ITE yang telah diberlakukan," ucapnya.
Supriadi menambahkan, bahwa deklarasi anti hoax ini adalah wujud kesadaran kaum intelektual dan masyarakat melek digital.
"Bahwa kita perlu menyikapi segala berita dengan cerdas, tidak langsung "kunyah" langsung "share" kemana-mana melainkan harus difilter terlebih dahulu," katanya.(DBI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Sindikat pencurian spesialis modus geser tas yang beraksi di pusat perbelanjaan dibongkar polisi. Empat orang terduga pelaku dibekuk setelah Tim gabungan Polres Metro Bekasi dan Satresmob Bareskrim Polri memburu mereka.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews