Connect With Us

PMI Kota Tangerang Ajarkan Tanggap Darurat Bencana di Poltekes Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 9 Mei 2018 | 17:00

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang memberikan pelatihan terkait klinik keperawatan gawat darurat dan manajemen bencana kepada mahasiswa dan mahasiswi Politeknik kesehatan (Poltekkes) Banten, Rabu (09/05/2018). (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang memberikan pelatihan terkait klinik keperawatan gawat darurat dan manajemen bencana kepada mahasiswa dan mahasiswi Politeknik kesehatan (Poltekkes) Banten, Rabu (09/05/2018).

Kepala divisi Penanggulangan Bencana PMI Kota Tangerang M Tendi Yulianto mengatakan, kegiatan  tersebut dibagi menjadi 3 keloter dengan jumlah peserta 94 orang dimulai pada tanggal 3 Mei 2018, di Kantor PMI Kota Tangerang, Jalan Ahmad Yani.

Pihaknya memberikan materi tentang Tanggap Darurat Bencana yang di dalamnya terdapat assesment, evakuasi, vertical rescue, water rescue, hunian/selter, pemadaman dan triage.

"Saya berharap setelah materi yang disampaikan menjadi bahan untuk dipraktekan mahasiswa/mahasiswi di poltekes Banten," katanya.

Mala Juliana, mahasiswa Poltekes Banten mengatakan, kegiatan itu menjadi sebuah pengalaman baru buat dirinya. Mala yang sebelumnya merasa takut menjadi lebih berani untuk melakukan sesuatu seperti vertical rescue.

"Saya berharap setelah kegiatan ini, ilmu yang saya dapat berguna bagi diri saya dan bagi mahasiswa/mahasiswi lain yang mengikuti pelatihan ini, walaupun sedikit takut untuk mencobanya," ujarnya.

Para peserta merespon positif pelatihan klinik keperawatan gawat darurat dan manajemen bencana dan mereka menyampaikan ungkapan terimakasih kepada PMI Kota Tangerang yang sudah menjadi pemateri selama pelatihan.(RAZ/RGI)

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill