Connect With Us

Pemkot Tangerang Terus Wujudkan UMKM Berkualitas

Advertorial | Jumat, 11 Mei 2018 | 18:00

| Dibaca : 235

Kasie Bina Usaha dan Peningkatan Daya Saing Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Endang Purwaningsih saat menampilkan dagangan milik pelaku UMKM yang akan dipasarkan. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Berbagai program pelatihan dan pembinaan dilakukan Pemerintah Kota Tangerang dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kemajuan UMKM dapat mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Sayuti mengatakan, jumlah UMKM di Kota Tangerang pada tahun 2014 dan 2015 sebanyak 10.079 unit mengalami peningkatan pada tahun 2016 dan 2017 menjadi sebesar 10.432 unit.

Menurutnya, apabila dilihat dari dominasi jumlah usaha mikro sebesar 9.990 atau 95,76 persen dari total usaha pada tahun 2017. Sedangkan usaha kecil sebanyak 431 atau sebesar 4.13 persen adapun usaha menengah terdapat 11 usaha atau sebesar 0,11 persen dari total usaha di tahun 2017.

"Setiap tahun mengalami peningkatan, Kami terus gulirkan program-program yang mendorong pertumbuhan UMKM," ujarnya, Jumat (11/5/2018).

Kabid UKM pada Dinas Koperasi dan UKM Sarmili menuturkan, program yang rutin dilakukan pihaknya adalah dengan pelatihan kewirausahaan bagi pemula maupun pelaku UMKM yang telah berjalan.

"Upaya ini agar UKM di Kota Tangerang semakin bertambah dan tumbuh berkembang," ucapnya.

Pelaku UMKM dari 13 Kecamatan akan mendapatkan wawasan usaha, pengetahuan terkait Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), promosi digital, cara pengemasan produk makanan dan minuman dan lain sebagainya.

"Adanya pelatihan agar UMKM dapat lebih profesional, mulai dari cara berdagangnya, menejemennya, cara promosinya dan cara pemasarannya, sampai dengan brendingnya juga harus bagus," tuturnya.

Selain itu, pihaknya pun turut memfasilitasi pemasaran produk UMKM Kota Tangerang, yang di antaranya kerjasama dengan pengelola Bandara Soekarno-Hatta. Dalam setahun omset penjualan ratusan produk UKM asal Kota Tangerang  menembus Rp 1,8 miliar.

"Penjualan yang baik ini menandakan produk UMKM Kota Tangerang berkualitas dan diminati masyarakat, fasilitasi penjualan akan terus diperluas ke tempat lainnya," imbuhnya.

Sarmili menambahkan, upaya lainnya dalam memfasilitasi UMKM adalah dengan mempersiapkan portal Dinas Koperasi Dan UKM Siapkan Portal Pemasaran Produk.

"Saat ini pemasaran digital efektif dalam memperkenalkan dan pemasaran produk oleh karenanya kami juga menyiapkan portal khusus pemasaran UKM bekerjasama dengan Diskominfo," paparnya.(RAZ/RGI)

TANGSEL
Rampok Bersenpi Beraksi Siang Bolong, Perhiasan Rp25 Juta Digasak di Serpong

Rampok Bersenpi Beraksi Siang Bolong, Perhiasan Rp25 Juta Digasak di Serpong

Selasa, 25 September 2018 | 16:00

TANGERANGNEWS.com-Sindikat perampok menyatroni satu rumah di Perumahan Serpong Terrace Blok B9 Nomor 8, Buaran, Serpong, Kota Tangerang Selatan, pada Selasa (25/9/2018) siang.

KOTA TANGERANG
Junior di BP2IP Tusuk Seniornya Hingga Tewas di Pakuhaji

Junior di BP2IP Tusuk Seniornya Hingga Tewas di Pakuhaji

Selasa, 25 September 2018 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa berdarah terjadi di Pakuhaji. Seorang junior di Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) menusuk seniornya menggunakan pisau dapur hingga tewas.

NASIONAL
Kerusakan Pipa Air Baku Aetra Tangerang Diperbaiki, Suplai Kembali Normal

Kerusakan Pipa Air Baku Aetra Tangerang Diperbaiki, Suplai Kembali Normal

Rabu, 15 Agustus 2018 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Pada hari Sabtu (11/8/2018) Aetra Tangerang berhasil menyelesaikan perbaikan kerusakan pipa air baku yang terjadi sejak hari Kamis (9/8/2018) lalu.

HIBURAN
Astrella Cahaya Luncurkan Album Perdana di Panti Asuhan Sayap Ibu Tangsel

Astrella Cahaya Luncurkan Album Perdana di Panti Asuhan Sayap Ibu Tangsel

Minggu, 2 September 2018 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Astrella Cahaya, penyanyi cilik pendatang baru di industri musik tanah air meluncurkan album perdananya. Album berjudul Meraih Mimpi itu diluncurkan di Panti Asuhan Yayasan Sayap Ibu, Bintaro Tangsel, Minggu (2/9/2018).

"Kita tidak boleh menerima nasib buruk dan pasrah menerimannya sebagai kutukan. Kalau kita mau hidup bebas, kita harus belajar untuk terbang"

Gie