Connect With Us

Ramadan, Arief & Ratu Isyana Keramas Bareng di Sungai Cisadane

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 14 Mei 2018 | 18:00

| Dibaca : 2174

Masyarakat Kota Tangerang Tampak sedang keramas bareng di Sungai Cisadane, Kota Tangerang. Terlihat Arief R Wismansyah dan Ratu Isyana Bagoes Oka turut memeriahkan acara yang biasa dihelat untuk menyambut Ramadan, Senin 14 Mei 2018. (@tangerangnews 2018 / Irfan)

TANGERANGNEWS.com-Masyarakat Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, memiliki satu tradisi khusus yang kerap dilakukan dalam menyambut bulan suci Ramadan. Kebiasaan itu dinamakan 'keramas bareng'.

Puluhan warga melakukan ritual dengan mandi keramas bersama-sama di pinggir sungai Cisadane, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang, Senin (14/5/2018). Peserta ritual mulai dari anak-anak hingga orang dewasa berbondong-bondong berjalan kaki menuju Sungai Cisadane untuk membersihkan diri sebelum menunaikan ibadah puasa.

 



Masyarakat yang memadati pinggir Sungai Cisadane itu masing-masing telah memegang shampo bungkusan dengan gayung di tangannya. Secara bergantian, peserta ritual melakukan keramas di pinggir sungai. Bahkan ada juga yang saling bergantian membersihkan diri.

Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia Isyana Bagoes Oka terlibat langsung dalam kegiatan ritual tersebut. Dia yang ditemani Calon Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah turun langsung ke pinggiran sungai Cisadane.Kedatangan kedua tokoh tersebut tidak sebagai peserta ritual. Melainkan untuk melihat langsung kegiatan ritual yang kerap dilakukan warga setiap tahunnya ini.

 

 

 

Secara bergiliran, keduanya turut memandikan beberapa peserta dengan mengguyurkan air ke tubuhnya yang sudah dihiasi dengan busa shampoo."Saya ingin melihat dan merasakan langsung suasananya karena ini kan suatu kearifan lokal yang harus dijaga masyarakat untuk menjelang bulan suci Ramadan," ujar Isyana.

Menurut Isyana, dengan mengimplementasikan kegiatan keramas bareng tersebut tentu bisa menciptakan nilai-nilai kebersamaan.  "Kita melihat masyarakat berkumpul dan mempraktekkan nilai-nilai kebersamaan solidaritas dan juga saling bertoleransi satu sama lain," ucapnya.

Sementara, Arief menambahkan, pada sepanjang sungai Cisadane yang membentang dari wilayah Kabupaten Bogor hingga bermuara di Kabupaten Tangerang ini hanya warga Kota Tangerang yang memiliki tradisi unik keramas bareng.

"Yang menjadi daya tarik sendiri, kegiatan ini hanya ada di kota Tangerang," kata Arief.   Para warga yang turut mandi keramas bareng dan menceburkan diri ke sungai pun sangatlah mengkhawatirkan. Namun, kecemasan ini hilang karena sejumlah petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah bersiap siaga melindunginya di lokasi.

"Masyarakat sini sudah biasa. Tapi kekhawatiran dan kewaspadaan perlu dan di sini sudah diantisipasi juga dengan bekerjasama dengan tim dari BPBD," ucap Arief. (DBI)

 

PROPERTI
Bangun Stasiun Cisauk, Sinar Mas Land Kembangkan Kawasan BSD City

Bangun Stasiun Cisauk, Sinar Mas Land Kembangkan Kawasan BSD City

Senin, 18 Februari 2019 | 17:28

TANGERANGNEWS.com-Gedung baru Stasiun Cisauk telah resmi beroperasi sejak, Jum'at (1/2/2019) lalu. Pembangunan tersebut merupakan suatu

BANDARA
Tuntut Pembayaran Tanah, Warga Blokir Jalan Bandara Soetta

Tuntut Pembayaran Tanah, Warga Blokir Jalan Bandara Soetta

Senin, 24 Juni 2019 | 14:07

TANGERANGNEWS.com-Warga Desa Rawa Rengas, Kabupaten Tangerang menutup akses Jalan Perimeter Utara, Bandara Soekarno-Hatta (Soetta),

SPORT
Persita Sukses Awali Pertandingan Perdana Liga 2 2019

Persita Sukses Awali Pertandingan Perdana Liga 2 2019

Senin, 24 Juni 2019 | 11:39

TANGERANGNEWS.com-Skuat kebanggaan masyarakat Kabupaten Tangerang sukses mengawali Liga 2 2019 dengan meraih 3 poin. Persita setelah

TEKNO
BATAN Luncurkan Aplikasi Interkoneksi eLIRA, Ini Fungsinya

BATAN Luncurkan Aplikasi Interkoneksi eLIRA, Ini Fungsinya

Selasa, 18 Juni 2019 | 20:52

TANGERANGNEWS.com-Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR), salah satu unit kerja di lingkungan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN)

"Kita mungkin akan kecewa jika gagal, tapi kita telah gagal bila kita tidak mencoba."

Eleanor Roosevelt