Connect With Us

Pemkot Tangerang Pastikan Pasokan Pangan Ramadan Aman

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 14 Mei 2018 | 19:00

| Dibaca : 254

Pjs Wali Kota Tangerang M Yusuf memimpin rapat Evaluasi Pembangunan Pemkot Tangerang, di Ruang Akhlakul Karimah Puspemkot Tangerang, Senin (14/5/2018). (@TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)



TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang menjamin pasokan sembako selama Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri nanti dipastikan aman. Masyarakat pun diminta tidak perlu khawatir akan terjadinya kelangkaan kebutuhan pokok di pasaran.

Hal tersebut terungkap dalam rapat Evaluasi Pembangunan yang dipimpin langsung oleh Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tangerang M Yusuf didampingi oleh Sekretaris Daerah Dadi Budaeri di Ruang Akhlakul Karimah Puspemkot Tangerang, Senin (14/5/2018).

"Ada beberapa yang harus disikapi dan menjadi perhatian kita menjelang datangnya Ramadan dan Lebaran, terutama dari sisi keamanan dan ketertiban, termasuk juga soal inflasi dan suplai kebutuhan bahan pokok selama Ramadhan dan Lebaran," kata Yusuf.

Kepada Dinas terkait, Yusuf meminta untuk bisa mengantisipasi berbagai persoalan yang mungkin muncul selama Ramadan dan Lebaran. Dirinya pun seraya meminta laporan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perindustrian dan Perdagangan soal stok dan pengendalian harga sembako jelang Ramadan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Emed Mashuri dihadapan para pejabat yang hadir mengatakan, pihaknya memberikan jaminan kepada masyarakat terkait ketersediaan sembako selama bulan puasa hingga perayaan Idul Fitri nanti.

"Untuk stok Beras berdasarkan data di Bulog Kota Tangerang sampai hari ini sebesar 65616,80 ton.  Insya Allah Aman sampai lebaran," terangnya.

"Ini belum termasuk cadangan pangan beras di simpan di Bulog sebesar 184 ton dan pengadaan pemkot sebesar 100 ton," ucapnya.

Emed menegaskan, meskipun Kota Tangerang bukan produsen padi dan hasil pertanian lainnya. Namun pihaknya kembali menjamin bahwa stok bahan pangan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri masih aman.

"Meskipun suplai kita mengandalakan dari daerah lain karena memang hasil pertanian kita baru bisa memenuhi 2% dari kebutuhan masyarakat," tuturnya.

Sementara itu terkait pengendalian harga selama Ramadan dan Idul Fitri, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Agus Sugiyoni menerangkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Bulog untuk melakukan operasi pasar termasuk juga dengan pengusaha retail dengan melakukan bazar di 15 titik.

"Rencananya kita akan libatkan pengusaha retail untuk menstabilkan harga," terangnya.(DBI/HRU)

PROPERTI
Astra Tol Tamer Siap Sambut Libur Panjang Imlek 2018

Astra Tol Tamer Siap Sambut Libur Panjang Imlek 2018

Senin, 19 Februari 2018 | 12:00

TANGERANGNEWS.com-Menghadapi libur Imlek 2018, ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak (ASTRA Tol Tamer) siap memberikan pelayanan terbaik untuk pengguna jalan. Baik peningkatan pelayanan transaksi, maupun kondisi jalan hingga pelayanan keamanan.

TEKNO
Samsung Rilis Galaxy A8+ Edisi Spesial Avenger : Infinity War

Samsung Rilis Galaxy A8+ Edisi Spesial Avenger : Infinity War

Jumat, 27 April 2018 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-Samsung meluncurkan Samsung Galaxy A8 + Avengers Marvel Studio: Infinity War Special Edition dalam jumlah yang sangat terbatas, yaitu 500 barang koleksi. Smartphone ini hanya akan tersedia saat Avengers Marvel Studio: Infinity War

KOTA TANGERANG
Diduga Sengketa Lahan Parkir, Kino Bacok Bambang di Ahmad Yani

Diduga Sengketa Lahan Parkir, Kino Bacok Bambang di Ahmad Yani

Kamis, 16 Agustus 2018 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Kasus penganiayaan diduga karena sengketa lahan parkir terjadi di depan Kampus Universitas Muhamadiyah Tangerang (UM), Jalan Ahmad Yani, Kota Tangerang.

KAB. TANGERANG
Libur 17 Agustus, Ratusan Orang Memilih Mudik

Libur 17 Agustus, Ratusan Orang Memilih Mudik

Kamis, 16 Agustus 2018 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Hari libur nasional dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada hari Jumat besok dimanfaatkan ratusan warga untuk berlibur di kampung halaman.

"Kita tidak boleh menerima nasib buruk dan pasrah menerimannya sebagai kutukan. Kalau kita mau hidup bebas, kita harus belajar untuk terbang"

Gie