Connect With Us

Korban Bom Surabaya Pengurus Wanita Katolik di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 15 Mei 2018 | 17:00

Jenazah almarhum Legita atau Lim Gwat Ni, 56, saat akan dimakamkan. (@TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)



TANGERANGNEWS.com-Ratusan warga, para pengurus, dan jamaah telah menggelar misa di Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda (Gereja HSPMTB), Kota Tangerang. Hal itu dilakukan karena kepergian salah satu korban bom Surabaya, Legita atau Lim Gwat Ni, Selasa (15/5/2018).

Korban adalah warga Cipondoh, Kota Tangerang yang sosoknya sangatlah terpandang oleh umat Kristiani di Tangerang.

KORBAN

Sebab, semasa hidupnya, mendiang dan keluarga terbilang aktif dalam kepengurusan Katolik cabang Tangerang.

"Korban jamaat kita salah satu pengurus dari wanita Katolik cabang Tangerang. Anaknya sendiri Max Prawira Teja juga sebagai pengurus. Keluarga mereka aktif di Gereja," kata Ketua Pengembangan Seksi Sosial Ekonomi Gereja HSPMTB Tangerang, Albertus Rudi Suwandi.

Selain aktif di Gereja, dimata para kerabat yang merasa kehilangan, sosok korban sangat luar biasa dermawan.

"Ia dikenal baik bersahaja. Sosoknya luar biasa  yang tak pernah membedakan orang, semua sama. Kami kehilangan yang luar biasa," ungkapnya.

Saat ritual misa requirem, suasana haru terasa di rumah ibadah kaum Kristiani tersebut. Tampak isak tangis para jemaah yang hadir pun untuk memanjatkan doa pun tiada henti-hentinya.

Tak hanya itu, keharuan juga terasa saat Pastor Walterus Teguh Santosa Sj memimpin doa dengan  mengungkapkan rasa kehilangannya.

"Kemarin Minggu pagi, Senin pagi, saat nelpon, saya tak bisa berkata banyak, yang bisa saya katakan hanya anytime kamu butuh teman, telepon lah saya," ucapnya.

"Ibu Legita selamat jalan, ibu yang kami kenal orang yang sangat dermawan, orang yang aktif dalam kegiatan sosial, membantu anak-anak menjadi pendonor."

Pastor Walterus Teguh Santosa juga meminta kepada seluruh umat Kristiani untuk selalu memanjatkan doa kepada korban.

"Ibu mengajarkan kita untuk setia berdoa, berdoa yang tulus, untuk teman-teman, hari ini marilah kita sama-sama mendoakan ibu legita, mendoakan aktor keluarga, sebagai ungkapan cinta, ungkapan kepedulian, kita tidak bisa mengatakan apapun saat melihat peristiwa ini selain berdoa," imbuhnya.

Kegiatan misa requiem di Gereja HSPMTB usai sekitar pukul 16.10 WIB. Para jemaat pun langsung menggotong jenazah yang berada di dalam peti berwarna putih untuk dibawa ke rumah duka Oasis Lestari menggunakan ambulans.

Kemudian jenazah akan disemayamkan satu malam dan esok pagi akan dikremasi.(RAZ/HRU)

BANDARA
Penumpang Periode Lebaran 2026 di Bandara Soekarno-Hatta Capai 3,14 Juta

Penumpang Periode Lebaran 2026 di Bandara Soekarno-Hatta Capai 3,14 Juta

Selasa, 31 Maret 2026 | 18:23

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang berhasil mencatatkan kinerja operasional yang sangat positif sepanjang masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung dari tanggal 13 Maret hingga 30 Maret 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

TEKNO
Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Rabu, 1 April 2026 | 14:23

Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill