Connect With Us

Takjil di Pasar Lama Tangerang Laris Manis, Pedagang Ketiban Rejeki

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 21 Mei 2018 | 16:00

Terlihat para pedagang Takjil yang berdagang di sepanjang Jalan Kisamaun Kota Tangerang (21/5/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Berbuka puasa nampaknya tak lengkap jika tanpa sajian takjil. Wisata kuliner Pasar Lama Tangerang menjadi salah satu pusat bagi masyarakat untuk berburu takjil. Pada setiap tahun Ramadan, pasar yang identik dengan pecinaan ini selalu menjajakan berbagai macam jenis takjil.

Pengamatan TangerangNews.com di lokasi, sepanjang Jalan Kisamaun, Kota Tangerang, tampak pemandangan berbeda daripada biasanya.

Jika biasanya terlihat serangkaian kuliner makanan dan minuman unik, tetapi pada bulan suci Ramadan tampak para pedagang menjajakan makanan manis yang kerap diburu untuk berbuka puasa.

Di sana, tersedia makanan ringan hingga makanan berat seperti kolak, gorengan, es buah, bubur sumsum, es kepal, kurma hingga nasi matang yang tentu dibanderol dengan harga terjangkau. Para pedagang tersebut mulai berjualan menjelang jam buka puasa selama bulan Ramadan.

Memang sudah tradisi bahwa saat bulan Ramadan tiba, banyak orang berjualan takjil atau makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Hal itu menunjukkan kalau bulan suci ini memang memberikan peluang usaha bagi siapa saja yang ingin mulai berbisnis kuliner. Lantas, tak heran jika banyak orang menggelar lapak jualan jajanan di pinggir jalan selama Ramadan dan tertiban untung.

Titin, 36, penjual takjil di Pasar Lama mengaku sudah hampir 4 tahun menjual makanan berbuka puasa tersebut saat Ramadan tiba. Bahkan disetiap tahunnya, dia memperoleh hasil penjualan yang cukup menguntungkan.

"Memang setiap hari berjualan makanan di sini tapi saat bulan puasa saya selalu berjualan takjil karena memang pasti laku, pasti untung," ucapnya, Senin (21/5/2018).

Titin mengaku takjil yang dijualnya laris manis ini diproduksi oleh keluarganya sendiri dan dijual dengan harga murah meriah. "Di sini laris karena harganya murah tapi enak," tuturnya.

Sementara pembeli takjil, Eki Kusuma mengaku, sengaja datang ke Pasar Lama untuk berburu takjil sekaligus ngabuburit (menunggu berbuka puasa). "Saya dari Cibodas memang ke sini buat nyari makanan buat buka puasa, nyari yang manis-manis," katanya.(RAZ/RGI)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

BANDARA
InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:06

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan klarifikasi terkait oknum petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ratusan tas ekspor Lululemon dengan kerugian senilai Rp1 miliar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill