Connect With Us

Momen Wisuda TK Membasuh Kaki Bundanya di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 7 Juni 2018 | 12:25

Terlihat anak-anak didik TK/RA Elsyifa, membasuh kaki para ibundanya. (TangerangNews.com/2018 / Ahmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Suasana haru terasa di Taman Kanak-kanak RA Elsyifa, Jalan Medang Lestari, Kabupaten Tangerang, Rabu (6/6/2018). Para wisudawan taman kanak-kanak tersebut membasuh kaki bundanya.

Sebanyak 38 murid RA Elsyifa telah usai menjalani proses pembelajaran di sekolah tersebut. Para ibu dari murid tersebut diundang hadir untuk mengikuti prosesi wisuda.

Mereka duduk di masing - masing kursi yang telah disediakan sekolah tersebut. Seusai prosesi wisuda, kemudian para murid membasuh kaki ibu mereka dengan air dari sebuah baskom. 

Para ibu merasa terharu saat melihat buah hatinya yang telah lulus dari taman kanak-kanak tersebut berjongkok sambil menyiramkan air untuk membasuh kedua telapak kakinya.

Rasa haru itu seperti yang diutarakan Hasni Faidah. Ia mengaku sedih ketika sepasang kakinya itu dibersihkan oleh anak kesayangannya.

"Senang dicampur haru. Senang karena bangga dengan anak yang akan melanjutkan ke sekolah dasar tapi haru karena Zidan begitu sayang kepada ibunya," imbuhnya.

Proses membasuh kaki pun berlangsung sekitar satu jam lamanya. Sesaat sebelum usai, para ibu dan anaknya itu sempat saling berpelukan.

Kepala RA Elsyifa Hj Ella Nurlela SAG mengatakan, kegiatan wisuda pada tahun ajaran ini merupakan angkatan yang ke - 24.

"Alhamdulillah hari ini kami dari RA Elsyifa telah melaksanakan acara wisuda yang ke 24 dan sungkeman serta cuci kaki mama," ucapnya.

Menurutnya acara wisuda yang dibalut dengan kegiatan sungkema dan cuci kaki yang dilakukan oleh para wisudawan terhadap ibunya ini merupakan suatu bentuk terimakasih.

"Acara sungkeman dan cuci kaki ini bertujuan untuk membebaskan rasa berat, rasa bersalah dari seorang anak terhadap ibunya karena pendidikan anak berlangsung ke jenjang berikutnya," katanya.

Selain dalam rangka berterimakasih, dengan membasuh kaki sang bunda dapat mengajarkan sang anak untuk memupuk rasa kasih sayang kepada ibunya sejak dini.

"Mudah-mudahan dengan pemberian maaf, restu dan dorongan serta support yang diberikan oleh mama khususnya pada saat sungkeman dan cuci kaki ini insyaallah akan memudahkan perjalanan anak-anak dari TK ke jenjang berikutnya," imbuhnya.(RAZ/HRU)

KOTA TANGERANG
Dorong Siswa Tembus Pasar Kerja, SMK Budi Luhur Tangerang Gandeng Kemenekraf Perkuat Ekosistem Kreatif

Dorong Siswa Tembus Pasar Kerja, SMK Budi Luhur Tangerang Gandeng Kemenekraf Perkuat Ekosistem Kreatif

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:46

SMK Budi Luhur melakukan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem kreatif nasional dengan melakukan kunjungan kerja dan audiensi ke Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif di Jakarta, Rabu 15 Juli 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:24

Setelah melalui serangkaian seleksi yang melibatkan lebih dari 300 tea-rista dari ratusan gerai di berbagai daerah, Chatime akhirnya menetapkan pasangan asal Bintaro dan Surabaya sebagai pemenang Chatime Tea-rista Competition 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill