Connect With Us

Kulit Kepala Terkelupas, Sapir Tewas di Kebun Ketimun Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 14 Juni 2018 | 15:00

| Dibaca : 15841

Petugas Kepolisian saat menunjukan tempat Sapir tewas. (@tangerangnews 2018 / Rangga A Zuliansyah)



TANGERANGNEWS.com-Sapir,68, warga Kampung Pisang RT 02/14, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari,  Kota Tangerang ditemukan tewas di Kebun Ketimun, Kamis (14/6/2018) sekitar pukul 07.30 WIB.

Sapir tewas dengan beberapa luka berat, seperti kulit kepala terkelupas serta tangan patah. Sejumlah saksi mata menyatakan, korban adalah penderita tuna runggu karena usianya yang sudah senja.

“Emang udah mulai kurang pendengarannya, karena sudah tua,” ujar Ondih salahs seorang saksi.



Pihak Kepolisian setempat mencatat,  korban sekira jam 07.20 WIB memberitahukan ke keluarganya bahwa dia akan ke Kebun Ketimun. Hal itu sempat dicegah pihak keluarga, tetapi korban tetap memaksa berangkat.

Kemudian saksi Ondih bersama beberapa saksi mata lainnya menyusul. Namun, saksi melihat ada seorang laki-laki yang sudah tergeletak di pinggir rel kereta.
“Saat dicek itu adalah Parmin. Kemudian saksi memberitahukan kepada keluarganya, setelahnya diperiksa korban terlihat kulit kepala bagian atas terkelupas, dan tangan kanan korban patah,” ujar salah seorang petugas Kepolisian.

Selanjutnya kejadian tersebut  dilaporkan di ke Polsek Neglasari guna pengusutan lebih lanjut.

WISATA
Menilik Kisah Malin Kundang di Pantai Air Manis Padang

Menilik Kisah Malin Kundang di Pantai Air Manis Padang

Rabu, 26 September 2018 | 12:00

TANGERANGNEWS.com-Kalau kamu orang Indonesia asli, pasti sudah nggak asing ya dengan legenda Malin Kundang. Cerita rakyat dari Sumatera Barat ini sudah diperkenalkan kepada anak-anak sejak kecil.

SPORT
71 Atlet Menembak Bersaing Rebut Empat Emas di Porprov Banten

71 Atlet Menembak Bersaing Rebut Empat Emas di Porprov Banten

Senin, 15 Oktober 2018 | 19:03

TANGERANGNEWS.com-71 atlet menembak pada perhelatan olahraga Provinsi (Porprov) Banten ke-5 pada cabang olah raga (cabor) menembak akan

BANTEN
18 Tahun Banten, Kisah Max Havelaar Tak Boleh Terulang

18 Tahun Banten, Kisah Max Havelaar Tak Boleh Terulang

Kamis, 4 Oktober 2018 | 15:34

TANGERANGNEWS.com-Hari ini, 4 Oktober 2018, Provinsi Banten genap berusia 18 tahun. Usia yang cukup matang untuk sebuah daerah otonom hasil

"Hidup lah untuk memberi yang sebanyak-banyaknya, bukan untuk menerima yang sebanyak-banyaknya"

Andrean Hirata