Connect With Us

Kesaksian Penjaga Perlintasan Rel Batu Ceper saat Kecelakaan Maut

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 8 Juni 2018 | 18:00

Ependi, 55, penjaga perlintasan Gang Al-Fitroh rel Kereta Api (KA). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Ependi, 55, penjaga perlintasan rel Kereta Api (KA) Commuter Line di Gang Al-Fitroh, Batu Ceper, mengungkapkan kesaksiannya saat melihat insiden kecelakaan antara mobil Avanza dengan KA 2190 relasi Duri - Tangerang.

"Mobilnya terseret-seret kereta kira - kira sampai 20 meteran," ujarnya kepada TangerangNews, Senin (18/6/2018).

Ependi menceritakan, sesaat melihat kereta maut itu hendak melintas menuju Stasiun Batu Ceper, dirinya pun langsung bergegas menarik tali yang diikatkan pada palang pintu rel, untuk menutup perlintasan liar yang dijaganya itu.

Tetapi, ketika pintu yang terbuat dari kayu belum sempat menutupi perlintasan itu, mobil yang ditumpangi enam korban pun langsung menerobosnya.

"Pintunya baru setengah tertutup, tapi tiba-tiba mobilnya menerobos masuk dan berhenti di tengah rel," ungkapnya.

KA 2190 relasi Duri - Tangerang menabrak mobil itu hingga menyeretnya sampai sejauh 20 meter. Mobil berwarna abu-abu itu pun mengalami rusak berat. Samping kanan body mobil ringsek. Akibatnya, enam orang yang menumpangi mobil itu tiga diantaranya tewas.

"Saya teriakin mobilnya 'Woi awas ada kereta' malahan bablas saja," cerita Ependi.

Hasan, Menantu pertama Dahwan dan Maryanah menceritakan detik - detik orang tuanya itu lompat dari mobil.

Menurutnya, Dahwan saat itu duduk di samping sopir bernama Nanang. Dahwan memberitahu kepada sopir bahwa dia sudah melihat kereta akan menabrak mobilnya.

Namun, sang sopir tak mendengar teriakan tersebut. Ironisnya, mesin mobil tiba - tiba mati di tengah rel. "Bapak saya lompat dari mobil. Sebelumnya sudah terik -teriak 'Itu kereta sudah dekat'," ungkap Hasan.

Dalam insiden itu, dari enam orang yang berada di dalam mobil, hanya Dahwan yang keluar dengan cara melompat.

"Pintu mobilnya enggak dikunci makanya bisa lompat. Nah pas mobilnya ditabrak, Bapak sudah turun jadi hanya luka dibagian kaki mungkin karena terkena batu di rel ya," tuturnya.(RAZ/RGI)

KOTA TANGERANG
Pokja WHTR Raker Rumuskan Program Kerja Strategis, Buka Pendaftaran Anggota Baru

Pokja WHTR Raker Rumuskan Program Kerja Strategis, Buka Pendaftaran Anggota Baru

Rabu, 3 Juni 2026 | 19:58

Kelompok Kerja Wartawan Harian Tangerang Raya (Pokja WHTR) resmi menggelar Rapat Kerja (Raker) di Villa Arsa, Situ Gunung, Sukabumi, Jawa Barat.

PROPERTI
Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28

Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.

OPINI
Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Senin, 1 Juni 2026 | 16:11

"Rumahku adalah surgaku", sebuah slogan yang menggambarkan bagaimana sebuah rumah menjadi tempat yang nyaman, aman dan menyenangkan bagi penghuninya. Namun, hari ini rumah bukan lagi menjadi surga yang dirindukan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill