Connect With Us

178 TPS Pilkada Kota Tangerang Rawan, Begini Indikatornya

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 25 Juni 2018 | 13:00

Ketua Panwaslu Kota Tangerang Agus Muslim. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Panwaslu memetakan dari 3.091 tempat pemilihan suara (TPS), 178 TPS di antaranya terbilang rawan dengan berbagai indikator saat Pilkada Kota Tangerang.

Menurut Ketua Panwaslu Kota Tangerang Agus Muslim menyebutkan berbagai indikator kerawanan itu, terdapat TPS yang berada di kawasan posko atau rumah tim sukses pasangan calon. 

"Lalu ada TPS yang terdapat pemilih di wilayah khusus misalnya daerah eksodus, daerah yang tidak terjangkau hunian vertikal (rusun dan apartemen), serta konflik wilayah administrasi," ucapnya, Senin (25/6/2018).

Selain itu indikator lainnya adalah pemilih yang memenuhi syarat namun tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Begitupula dengan indikator pemilih yang tidak memenuhi syarat tetapi terdaftar dalam DPT.

"Itu yang menjadi indikator dan pengawasan kami dalam pemetaan TPS yang berpotensi rawan pelanggaran," ujarnya.

Agus mengungkapkan, indikator mengenai aktor politik uang di wilayah TPS juga menjadi fokus pengawasan.

"Bisa saja di wilayah TPS tersebut ada bohir, ada cukongnya dan juga broker," ungkapnya.

Lalu, Agus bertutur ada indikator surat C6 yang tidak didistribusikan kepada pemilih di TPS serta indikator yang terdapat pemilih disabilitas.

Indikator TPS rawan pun terdapat jumlah Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di atas 20 pemilih pada satu TPS. Selain itu, indikator praktik pemberian uang atau barang, lalu ada indikator terdapat relawan pasangan calon di wilayah TPS.

"Dan yang terakhir ada indikator ketersediaan logistik di TPS, serta terdapat praktik mempengaruhi pemilih untuk memilih calon tertentu berdasarkan agama, ras dan golongan di sekitar TPS," paparnya.(RAZ/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Bidik Peluang Bisnis di Gading Serpong, Paramount Land Luncurkan Tiga Produk Komersial 

Bidik Peluang Bisnis di Gading Serpong, Paramount Land Luncurkan Tiga Produk Komersial 

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:06

Paramount Gading Serpong memperkenalkan ‘The Finest Commercial Selection’, rangkaian tiga produk komersial baru yang menyasar kebutuhan pelaku usaha dan investor.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill