Connect With Us

Pembangunan Flyover Cibodas Disoal

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 31 Maret 2010 | 18:46

Underpass Ciledug (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS
-Pembangunan flyover Cibodas di Jatiuwung, Kota Tangerang disoal DPRD Kota Tangerang. Flyover yang baru selesai dibangun pada bulan Februari lalu itu dinilai tidak sesaui dengan perencanaan.

Ketua Komisi D,  DPRD Kota Tangerang Aulia Epriya Kembara mengatakan, ada sejumah hasil pembangunan yang dilakukan kerjasama antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah tidak sesuai dari rencana awal.

Kenyataan itu menurutnya ditemukan disejumlah pembangunan jalan, diantaranya adalah jalan layang (fly over) Cibodas. Menurutnya, perbedaan yang mencolok dari rencana adalah jalan di sisi kanan kiri flyover tersebut.

"Sisi kanan kirinya menjadi sempit sekali, hanya bisa dilalui satu kendaraan. Ini menjadi tidak efektif. Ini berubah dari rencana awal," ujarnya. Selaian flyover Cibodas, pihaknya juga menyoroti pembangunan flyover di jalan raya Jenderal Sudirman dan underpass Ciledug. Persoalan yang sama juga terjadi pada flyover di jalan raya Jenderal Sudirman, yakni sisi jalan kanan dan kirinya menyempit. “Tetapi masih bisa dimaklumi kalau flyover Sudirman, sebab berubahnya tidak terlalu beda dari rencana awal,” katanya, hari ini.  
 

 
Sedangkan underpass Ciledug, dirinya menyayangkan masih banjir jika turun hujan dan belum memecah persoalan kemacetan di wilayah itu. “Itu semua terjadi lantaran belum ada kerjasama yang baik dari pemerintah pusat dengan pemerintah daerah,” katanya. Apalagi, kata dia, koordinasi antar Pemkot Tangerang dengan Provinsi Banten masih kurang baik. “Itu bisa dilihat saat ini telah terjadi perang polemik antara provinsi dengan wali kota,” tururnya.
 
Menjawab itu, Kepala Humas dan Protokoler Kota Tangerang Ahsan Annahar mengatakan, tidak tepat kalau dibilang Pemkot Tangerang dengan pemerintah pusat serta provinsi kerjasamanya kurang baik. “Semua pembangunan saya yakin sudah sesuai dengan rencana awal,” singkatnya. (dira)
  

 

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BANDARA
17,5 Kg Emas Hendak Diselundupkan ke Hongkong Digagalkan di Bandara Soetta, Nilainya Capai Rp45,7 Miliar

17,5 Kg Emas Hendak Diselundupkan ke Hongkong Digagalkan di Bandara Soetta, Nilainya Capai Rp45,7 Miliar

Selasa, 26 Mei 2026 | 18:39

Upaya penyelundupan emas dari Indonesia ke luar negeri berhasil digagalkan di Terminal 3 Keberangkatan Internasional Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

NASIONAL
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum

Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum

Kamis, 28 Mei 2026 | 13:09

Partai Gerindra merespons polemik terkait bantuan 1.098 ekor sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto yang menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill