Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026
Senin, 6 Juli 2026 | 12:59
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang tengah menggarap kehadiran bus wisata yang akan berkeliling mengantar para wisatawan ke tempat - tempat destinasi wisata di daerah tersebut.
Diketahui, armada bus yang akan disulap sebagai bus wisata ini berasal dari busline yang keberadaannya terbengkalai di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rohman, bus yang tidak terpakai itu merupakan bus Trans Kota Tangerang dengan trayek Poris - Taman Anggrek.
"Ya memang busnya sudah tidak dioperasinalkan, dulu bekas busline ada 10 armada. Nah nanti yang bakal dijadikan bus wisata ada 2 armada bus," ujarnya kepada TangerangNews.com, Senin (2/7/2018).
Namun, karena adanya kebijakan Gubernur DKI Jakarta terkait pembatasan trayek tersebut sehingga, 10 unit armada bus pun tidak dioperasinalkan selama dua tahun terakhir.
"Dahulu trayeknya dibatasi yang tadinya hingga Taman Anggrek tapi karena kebijakan trayeknya hanya sampai Kalideres," ungkapnya.
Saeful menjelaskan, sepuluh unit armada bus eks Trans Kota Tangerang dengan body yang besar itu memiliki usia yang tak lagi muda.
Rencananya, dari sepuluh unit tersebut, dua di antaranya akan disulap menjadi bus wisata sedangkan delapan unit bus lainnya akan dihapuskan.
Saeful bertutur, pemerintah setempat masih mengkaji keberadaan bus wisata itu. Desain bus wisatanya pun sedang digarap. "Ya dirombak, designnya sedang dibahas apalagi ini kan busnya besar," katanya.
Rencananya pula, konsep bus wisata ini didesain menjadi double kabin dengan setengah bak terbuka dan akan rampung pada tahun 2018 ini.
Pemerintah pun belum mengetahui apakah bus wisata ini dikenakan tarif operasional atau tidak. Sebab, masih dalam rancangan.
Saeful menambahkan, nantinya bus wisata ini akan melayani masyarakat kota dan para wisatawan untuk mengantar ke tempat - tempat destinasi wisata di Kota Tangerang.
"Mudah-mudahan adanya bus ini menjadi fasilitas bagi masyarakat. Kalau memang mau keliling kota dan mengunjungi ruang publik bisa menggunakan bus ini," harap Saeful.(RAZ/RGI)
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
TODAY TAGAirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews