Connect With Us

Gagal Seleksi PPDB Kota Tangerang, Siswa Disarankan ke SMP Ini

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 3 Juli 2018 | 13:35

Kepala Dinas Kota Tangerang Abduh Surahman saat di wawancarai awak media, Selasa (3/7/2018). (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMP di Kota Tangerang mulai digelar pada Selasa (3/7/2018).

Bagi peserta didik yang gagal diterima di SMP Negeri disarankan mendaftar ke SMP yang bekerjasama dengan Pemkot Tangerang.

Menurut Kepala Dinas Kota Tangerang Abduh Surahman, lulusan sekolah dasar di Kota Tangerang jumlahnya mencapai 32 ribu siswa. Sedangkan yang pasti akan diterima di 32 SMP Negeri di kota Tangerang hanya 11 ribu peserta.

"Jadi pasti ada 20 ribu peserta yang tertolak," ungkapnya di SMPN 4 Kota Tangerang.

Maka, bagi warga Kota Tangerang, Abduh menyarankan agar segera mendaftar ke sekolah swasta yang telah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan setempat. "Karena SPP-nya dibayar dengan kita (Pemkot Tangerang)," imbuhnya.(RAZ/HRU)

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill