Connect With Us

Curiga Dewan "Bermain", KPK Pantau Langsung PPDB Online di Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 3 Juli 2018 | 16:00

| Dibaca : 1132

Ketua Tim Korsupgah KPK RI Wilayah 4 Wuryono Prakoso saat diwawancarai awak media, Selasa (3/7/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memantau langsung Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMP di Kota Tangerang.

Hal itu dengan datangnya Tim Korsupgah KPK RI Wilayah 4 yang mendatangi ruang Tangerang Live Room (TLR) di Puspemkot Tangerang, Selasa (3/7/2018).

Ketua rombongan KPK, Wuryono Prakoso beserta rombongan berbincang-bincang dengan Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri dan pejabat dari Dinas Pendidikan Kota Tangerang.

"Ini tahun kedua kami turun bareng dengan teman-teman Dindik kota Tangerang. Tujuannya karena tahun lalu kota Tangerang relatif tidak banyak isu dalam PPDB online," ujar Wuryono.

Menurutnya,  pelaksanaan PPDB dengan sistem online ini dapat meneguhkan kemampuan Kota Tangerang dalam mengembangkan aplikasi.

Ia menjelaskan, pelaksanaan PPDB ini sangatlah rawan kecurangan. Nepotisme biasanya merajalela saat penerimaan siswa baru.

Ia juga mengaku mendapat berbagai macam aduan di beberapa daerah. Namun, ia tak mau menyebutkan daerah mana saja yang terindikasi dalam nepotisme ini.

"PPDB lagi-lagi ini juga terobosan kalau di beberapa daerah masuk pengaduannya. Saya nggak mau sebut daerahnya. Jujur saja itu dibulan puasa kemarin PPDB online SD contohnya masyarakat pada ngadu," terangnya.

Diakuinya, pihaknya meninjau langsung PPDB online di Kota Tangerang karena mendapat undangan dari pemerintah setempat untuk melihat pelaksanaannya.

"Untuk kami, artinya kalau bersih kenapa harus risih. Dengan keberanian mengundang itu juga bentuk transparansi. Jujur sih kalau kota Tangerang walaupun wilayah kami saya belum dapat kabar aduan," imbuhnya.

Meskipun KPK tidak mendengar aduan mengenai PPDB online di Kota Tangerang, namun KPK mencurigai adanya kecurangan yang dilakukan oleh Anggota DPRD setempat.

"Kalau di kota Tangerang tekanannya lebih banyak dari dewan. Tapi kalau di daerah lain yang bermain kepala sekolah maka akan ada pencopotan jabatan," tegas Wuryono.

Tekanan yang ia maksudkan adalah titip menitip peserta didik baru yang akan masuk ke sekolah negeri saat pelaksanaan PPDB online ini.

Wuryono mencontohkan, porsi untuk siswa difabel dimainkan atau dimanfaatkan kuotanya agar bangkunya itu untuk peserta umum. 

"Biasanya mereka tetap main jadi ada akses buat anak-anak difabel dari kota untuk yang nggak difabel untuk porsi titipan. Jalur prestasi dipakai tapi pas dilacak nggak ada, ini contoh-contoh," tukasnya.(RMI/RGI)

TEKNO
Samsung Rilis Galaxy A8+ Edisi Spesial Avenger : Infinity War

Samsung Rilis Galaxy A8+ Edisi Spesial Avenger : Infinity War

Jumat, 27 April 2018 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-Samsung meluncurkan Samsung Galaxy A8 + Avengers Marvel Studio: Infinity War Special Edition dalam jumlah yang sangat terbatas, yaitu 500 barang koleksi. Smartphone ini hanya akan tersedia saat Avengers Marvel Studio: Infinity War

HIBURAN
Juarai Pucuk Cool Jam 2018, Band Asal Tangsel Rilis Single & Video Klip Perdana

Juarai Pucuk Cool Jam 2018, Band Asal Tangsel Rilis Single & Video Klip Perdana

Kamis, 5 Juli 2018 | 21:00

TANGERANGNEWS.com-Band D'synthetic, band asal SMA 4 Tangsel, juara pertama Pucuk Cool Jam 2018 turut meramaikan industri musik Indonesia. Band dengan lima personel itu merilis single dan video klip perdana mereka, Kamis (5/7/2018).

BANDARA
Diterapkan Hari Ini, 410 Jamaah Nikmati Percepatan Layanan Imigrasi Untuk Saudia Airlines

Diterapkan Hari Ini, 410 Jamaah Nikmati Percepatan Layanan Imigrasi Untuk Saudia Airlines

Rabu, 18 Juli 2018 | 02:09

TANGERANGNEWS.com-410 jamaah calon haji pertama embarkasi Jawa Barat menikmati kemudahan sistem baru keimigrasian yang

"Sekali anda mengerjakan sesuatu jangan takut gagal dan jangan tinggalkan itu. orang orang yang bekerja dengan ketulusan hati adalah mereka yang paling bahagia. "

Chanakya