Connect With Us

Partisipasi Pemilih Pilkada Kota Tangerang Tidak Mencapai Target

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 4 Juli 2018 | 17:00

Ketua KPU Kota Tangerang Sanusi Pane, saat diwawancarai awak media usai kegiatan pleno rekapitulasi penghitungan suara, Rabu (4/7/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Kota Tangerang tidak mencapai target yang diharapkan KPU. KPU Kota Tangerang menargetkan tingkat partisipasi sebesar 78 persen. Namun hasilnya tembus di angka 71 persen.

"Kami akui memang target kami 78 persen namun demikian dengan 71 persen kita sudah mengalami peningkatan 3 persen dari tahun 2017 (Pilgub Banten) lalu," ujar Ketua KPU Kota Tangerang Sanusi Pane usai kegiatan pleno rekapitulasi penghitungan suara, Rabu (4/7/2018).

Sanusi sebelumnya meyakini bahwa dengan berbagai upaya yang dilakukan pihaknya, tingkat partisipasi pemilih yang dipatoknya dapat tercapai. Namun optimisme itu akhirnya kandas.

"Target partisipasi pemilih cukup tinggi, namun meski hanya sampai 71 persen, paling tidak naik tiga persen dari Pilgub lalu," kilahnya.

Pihaknya mengklaim, angka partisipasi pemilih di Kota Tangerang itu tertinggi pada Pilkada serentak 2018 di Banten. Terlebih, pasangan calon peserta Pilkada di Kota Tangerang hanya diikuti paslon tunggal.

"Se-Banten, partisipasi pemilih kita tertinggi. Juga dengan peserta satu pasangan calon, kita juga masih memperoleh hasil yang maksimal," imbuhnya.

Ia juga berujar, akan berbenah untuk terus berupaya meningkatkan partisipasi pemilih. Evaluasi pun akan dilakukan usai Pilkada ini.

"Tentu kita akan melakukan evaluasi setelah ini.  Bahkan ditingkat PPK dan PPS sudah besok mulai melakukan evaluasi apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan kita dalam proses menyadarkan masyarakat untuk datang ke TPS. Mudah-mudahan ke depan, tingkat partisipasinya semakin naik," tukasnya.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Minggu, 8 Februari 2026 | 20:20

Menyambut Tahun Baru Imlek 2026, dunia fesyen tanah air kembali diramaikan dengan gebrakan inovatif yang memadukan tradisi dan gaya hidup modern.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill