Connect With Us

Ibu Hamil Tewas Ditembak Curanmor di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 4 Juli 2018 | 22:00

Seorang wanita yang sedang hamil tewas setelah ditembak pelaku curanmor di Jalan HR Rasuna Said, Cipete, Kota Tangerang, Rabu (4/7/2018) malam. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Seorang wanita yang sedang hamil tewas setelah ditembak pelaku curanmor di Jalan HR Rasuna Said, Cipete, Kota Tangerang, Rabu (4/7/2018) malam. Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa mengenaskan itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.

Pantauan TangerangNews, di lokasi kejadian sudah dipasang police line. Belasan personel kepolisian dan warga sekitar pun tampak menyesaki lokasi.

"Sekitar pukul 19.00 ada kejadian curanmor," kata Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan.

Menurut Kapolres, korban ditembak di bagian dadanya hingga menyebabkan meninggal dunia. "Korbannya sempat dibawa ke rumah sakit, tadi informasi terakhir korban

meninggal dunia," ungkapnya.

Kini, jasad korban yang belum diketahui identitasnya itu tengah berada di RS Awal Bros. Sedangkan pelaku berhasil melarikan diri.(RAZ/RGI)

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

BANTEN
Banten Duduki Posisi Kedua PHK Terbanyak Nasional, Disnaker Sebut Bukan Karena UMP

Banten Duduki Posisi Kedua PHK Terbanyak Nasional, Disnaker Sebut Bukan Karena UMP

Rabu, 1 Juli 2026 | 11:02

Provinsi Banten tercatat sebagai daerah dengan jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) terbanyak kedua di Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2026.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill