Connect With Us

Siswa SMP Tenggelam di Sungai Cisadane, Korban Belum Ditemukan

Yudi Adiyatna | Jumat, 6 Juli 2018 | 19:00

Petugas kepolisian saat melakukan pencarian terhadap seorang pelajar kelas 2 SMP bernama Ibnu Bin Herman yang tenggelam di Sungai Cisadane Jumat (6/7/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pelajar kelas 2 SMP bernama Ibnu Bin Herman tenggelam di Sungai Cisadane. Korban tenggelam di sungai tersebut pada titik lokasi di Suradita, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Jumat (6/7/2018) sekitar pukul 17.00 sore tadi.

Ibnu alias Jeri warga Desa Suradita RT 02/01 Cisauk yang saat itu sedang mandi di pinggir kali Cisadane bersama rekan-rekannya. Ia terbawa derasnya arus air aliran sungai tersebut kemudian hilang tenggelam. 

"Korban tidak bisa berenang dan terbawa arus hingga akhirnya tenggelam," ujar Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho.

Aparat kepolisian dan tim SAR yang datang ke lokasi langsung melakukan upaya pencarian terhadap korban. Saat tenggelam, korban mengenakan celana sekolah berwarna hitam.

Namun karena lokasi pencarian yang gelap, pencarian korban dihentikan sementara.

"Korban belum ditemukan, pencarian akan dilanjutkan besok pagi," tukasnya.(MRI/RGI)

KAB. TANGERANG
Realisasi Investasi Kabupaten Tangerang Tembus Rp40 Triliun, Didominasi Industri Makanan

Realisasi Investasi Kabupaten Tangerang Tembus Rp40 Triliun, Didominasi Industri Makanan

Rabu, 4 November 2026 | 19:50

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat realisasi investasi di Kabupaten Tangerang, mencapai Rp40,15 triliun selama periode Januari hingga September 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill