Connect With Us

Demo di SMPN 23 Tangerang, Kadindik Disandera Warga

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 9 Juli 2018 | 13:00

| Dibaca : 5236

Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Kota Tangerang Abduh Surahman saat menemui salah satu warga yang menggelar aksi unjuk rasa di SMPN 23 Tangerang, Senin (9/7/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Warga Panunggangan Utara yang menggelar aksi unjuk rasa di SMPN 23 Tangerang, Senin (9/7/2018), turut menyandera Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Kota Tangerang Abduh Surahman.

Puluhan orang tua murid itu merasa kesal lantaran tidak diterima dalam sistem zonasi PPDB online di sekolah negeri tersebut.

Amarah warga pun memuncak. Mereka berteriak-teriak meminta anak didiknya bisa bersekolah di sana. Bahkan, mereka pun menggembok pagar sekolah dengan lakban.

Kadindik, yang tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB pun menjadi sasaran amarah warga. Sebagai jaminan, Kadindik tidak memperbolehkan untuk meninggalkan sekolah sampai tuntutan mereka terpenuhi. 

Warga RW04 Panunggangan Utara, Samnah berteriak histeris. Samnah memarahi Kadindik di halaman sekolah yang terletak di Jalan Kiai Maja No 02, Panunggangan Utara, Pinang, Kota Tangerang.

Bahkan, Samnah mencegah Kadindik saat hendak meninggalkan sekolah sekitar pukul 11.00 WIB.

"Pokoknya saya meminta mohon anak saya,  warga-warga sini bisa masuk di sekolah ini," kata Samnah kepada Kadindik.

Samnah pun mengancam Kadindik. Menurutnya, seluruh murid yang berasal dari RW 04 harus diterima di SMPN 23 Tangerang.

"Kasihan RW di sini kagak dihargain sama sekali. Kalau kagak dapet awas nih sekolah nih lihatin saja," ancam Samnah.

Kadindik yang dikerumuni para orang tua murid pun bergeming saat dimarahi Samnah. Ia hanya bisa diam tertegun. "Iya sabar Ibu, sabar," imbuhnya.

Samnah kembali melakukan aksinya. Ia masih tidak terima. Pasalnya, warga lain yang tinggalnya jauh dari sekolah dapat diterima di sekolah, sedangkan dia tidak diterima.

"Hayo, maunya gimana ini, orang jauh-jauh yang bawa mobil diterima, saya yang rumahnya di belakang sekolahan sekali nih nempel kagak diterima," tambah Samnah.

Selanjutnya, Kadindik pun masuk ke dalam ruangan sekolah untuk menggelar rapat pertemuan dengan para orangtua murid (mediasi). Sementara para orang tua menunggu di depan pagar sekolah untuk meminta kepastian.(RAZ/RGI)

TANGSEL
Peringati Hari Bhakti Adyaksa, Kejari Tangsel Gelar Sunatan Massal

Peringati Hari Bhakti Adyaksa, Kejari Tangsel Gelar Sunatan Massal

Kamis, 19 Juli 2018 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel menghelat kegiatan bakti sosial berupa donor darah dan sunatan massal, Kamis (19/7/2018).

AYO! TANGERANG CERDAS
Dicari, 200 Peserta Penerima Beasiswa Pelajari Produk Apple di BSD

Dicari, 200 Peserta Penerima Beasiswa Pelajari Produk Apple di BSD

Senin, 21 Mei 2018 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Pasca diresmikannya Apple Developer Academy di BSD Green Office Park, BSD City, Kota Tangsel oleh Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada 7 Mei 2018 lalu,

TOKOH
Jurnalis Tangerang ini Mendongeng hingga ke Lampung Selatan

Jurnalis Tangerang ini Mendongeng hingga ke Lampung Selatan

Minggu, 13 Mei 2018 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Budi Sabarudin, salah satu jurnalis Tangerang selain berprofesi sebagai pewarta juga dikenal sebagai pendongeng. Bahkan kiprah pria yang akrab disapa Budi Euy ini telah merambah hingga ke Lampung Selatan.

"Sekali anda mengerjakan sesuatu jangan takut gagal dan jangan tinggalkan itu. orang orang yang bekerja dengan ketulusan hati adalah mereka yang paling bahagia. "

Chanakya