Connect With Us

Demo di SMPN 23 Tangerang, Kadindik Disandera Warga

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 9 Juli 2018 | 13:00

| Dibaca : 5848

Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Kota Tangerang Abduh Surahman saat menemui salah satu warga yang menggelar aksi unjuk rasa di SMPN 23 Tangerang, Senin (9/7/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Warga Panunggangan Utara yang menggelar aksi unjuk rasa di SMPN 23 Tangerang, Senin (9/7/2018), turut menyandera Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Kota Tangerang Abduh Surahman.

Puluhan orang tua murid itu merasa kesal lantaran tidak diterima dalam sistem zonasi PPDB online di sekolah negeri tersebut.

Amarah warga pun memuncak. Mereka berteriak-teriak meminta anak didiknya bisa bersekolah di sana. Bahkan, mereka pun menggembok pagar sekolah dengan lakban.

Kadindik, yang tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB pun menjadi sasaran amarah warga. Sebagai jaminan, Kadindik tidak memperbolehkan untuk meninggalkan sekolah sampai tuntutan mereka terpenuhi. 

Warga RW04 Panunggangan Utara, Samnah berteriak histeris. Samnah memarahi Kadindik di halaman sekolah yang terletak di Jalan Kiai Maja No 02, Panunggangan Utara, Pinang, Kota Tangerang.

Bahkan, Samnah mencegah Kadindik saat hendak meninggalkan sekolah sekitar pukul 11.00 WIB.

"Pokoknya saya meminta mohon anak saya,  warga-warga sini bisa masuk di sekolah ini," kata Samnah kepada Kadindik.

Samnah pun mengancam Kadindik. Menurutnya, seluruh murid yang berasal dari RW 04 harus diterima di SMPN 23 Tangerang.

"Kasihan RW di sini kagak dihargain sama sekali. Kalau kagak dapet awas nih sekolah nih lihatin saja," ancam Samnah.

Kadindik yang dikerumuni para orang tua murid pun bergeming saat dimarahi Samnah. Ia hanya bisa diam tertegun. "Iya sabar Ibu, sabar," imbuhnya.

Samnah kembali melakukan aksinya. Ia masih tidak terima. Pasalnya, warga lain yang tinggalnya jauh dari sekolah dapat diterima di sekolah, sedangkan dia tidak diterima.

"Hayo, maunya gimana ini, orang jauh-jauh yang bawa mobil diterima, saya yang rumahnya di belakang sekolahan sekali nih nempel kagak diterima," tambah Samnah.

Selanjutnya, Kadindik pun masuk ke dalam ruangan sekolah untuk menggelar rapat pertemuan dengan para orangtua murid (mediasi). Sementara para orang tua menunggu di depan pagar sekolah untuk meminta kepastian.(RAZ/RGI)

NASIONAL
Kurangi Penggunaan Plastik, Alfamart Sediakan Tas Pakai Ulang

Kurangi Penggunaan Plastik, Alfamart Sediakan Tas Pakai Ulang

Senin, 18 Maret 2019 | 23:00

TANGERANGNEWS.com-Sebagai salah satu jaringan toko ritel modern terbesar di Indonesia, Alfamart dan Alfamidi mengajak pelanggan dan masyarakat luas untuk aktif mengurangi konsumsi kantong plastik sekali pakai.

BANTEN
DPD Walubi Provinsi Banten Resmi Dilantik

DPD Walubi Provinsi Banten Resmi Dilantik

Minggu, 3 Maret 2019 | 14:00

TANGERANGNEWS.com-Jajaran struktur organisasi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Provinsi Banten secara resmi dilantik.

PROPERTI
Bangun Stasiun Cisauk, Sinar Mas Land Kembangkan Kawasan BSD City

Bangun Stasiun Cisauk, Sinar Mas Land Kembangkan Kawasan BSD City

Senin, 18 Februari 2019 | 17:28

TANGERANGNEWS.com-Gedung baru Stasiun Cisauk telah resmi beroperasi sejak, Jum'at (1/2/2019) lalu. Pembangunan tersebut merupakan suatu

"Untuk bisa sukses, keinginan Anda untuk sukses harus lebih besar dari pada ketakutan Anda untuk gagal."

Bill Cosby