Connect With Us

Curanmor di Tangerang Tewas Ditembak Polisi

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 11 Juli 2018 | 18:51

| Dibaca : 1993

Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan bersama jajarannya saat Konferensi Pers terkait kasus para pelaku curanmor yang beraksi di wilayah Tangerang, Rabu (11/7/2018). (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Polisi kembali meringkus tiga pelaku kejahatan pencurian bermotor (curanmor) di Tangerang. Satu dari tiga pelaku, tewas ditembak lantaran berupaya melukai petugas.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan menerangkan, tiga curanmor itu adalah Yogi, 17, Endut, 18 dan Opang, 28.

"Pelaku atas nama Yogi ditangkap polisi di Teluknaga, Endut diamankan di Jatiuwung dan Opang diringkus di Serang beberapa hari yang lalu," ujar Harry saat jumpa pers di RSUD Tangerang, Rabu (11/7/2018).

Diterangkan Harry, Yogi dan Endut berperan sebagai eksekutor pencurian. Sedangkan, Opang memiliki peran sebagai penadah dari hasil curian yang dilakukan kedua eksekutor tersebut.

Jasad Endut, 18

            Jasad Endut, 18, di RSUD Tangerang.

"Pada saat kami tangkap, kami lakukan pengembangan ke salah satu pelaku lainnya yang masih dalam pencarian yaitu AR. Tapi pelaku Endut melakukan perlawanan kepada petugas dan langsung berikan tindakan tegas terukur sehingga meninggal dunia," jelas Harry.

Menurut Harry, para pelaku yang merupakan jaringan Lampung ini tak segan-segan melukai korbannya dengan senjata tajam dan senjata api.

Mereka kerap meluncurkan aksinya di wilayah Neglasari, Benteng Kota dan Jatiuwung, Kota Tangerang.

"Modusnya pelaku tidak segan melukai korbannya dengan senjata. Senjata tersebut sedang kami kejar di salah satu DPO yaitu AR. Selain memepet korban di jalan, pelaku juga mencuri di halaman rumah para korbannya," jelas Harry.

Para pelaku pun tidak pandang bulu terhadap korbannya. Mereka beraksi setiap kali ada kesempatan.

"Mereka variatif tidak melihat korbannya. Tak hanya perempuan yang dijadikan korban," imbuhnya.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita sembilan unit kendaraan sepeda motor dengan berbagai jenis, 7 STNK asli serta dua alat kejahatan seperti kunci letter T dan magnet.

"Kedua pelaku yang masih hidup kami kenakan pasal 363 yaitu pencurian dengan pemberatan dan 480 yaitu penadahan dengan ancaman hukumannya tujuh tahun penjara," tukasnya.(MRI/HRU)

BISNIS
Horison Grand Serpong Gelar Media Luncheon & Cooking Class

Horison Grand Serpong Gelar Media Luncheon & Cooking Class

Jumat, 16 November 2018 | 14:00

TANGERANGNEWS.com-Managemen Horison Grand Serpong menggelar kegiatan Media Luncheon and Cooking Class di Restaurant Lotus, Jalan MH Thamrin, Kebon Nanas, Kota Tangerang, Jumat (16/11/2018).

SPORT
Kecamatan Serpong Utara Juara Sepakbola Antar OPD Tangsel

Kecamatan Serpong Utara Juara Sepakbola Antar OPD Tangsel

Rabu, 14 November 2018 | 21:09

TANGERANGNEWS.com-Kejuaraan Sepak bola antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tangerang Selatan selesai digelar. Dalam laga final kompetisi

HIBURAN
Susah Cari Baju Ukuran Besar? Temukan di Festival Fashion Big Size Tangerang

Susah Cari Baju Ukuran Besar? Temukan di Festival Fashion Big Size Tangerang

Minggu, 21 Oktober 2018 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Kesuksesan sebagai pengusung bazar fashion clothing line dari produk anak bangsa membuat Jakcloth terus berupaya memusakan kebutuhan fashion masyarakat.

TANGSEL
Optimalkan Penerimaan Daerah, Bapenda Tangsel Awasi Kepatuhan Bayar BPHTB

Optimalkan Penerimaan Daerah, Bapenda Tangsel Awasi Kepatuhan Bayar BPHTB

Jumat, 16 November 2018 | 15:43

TANGERANGNEWS.com-Besarnya kontribusi Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi penerimaan daerah Kota Tangerang Selatan dinilai penting untuk mendukung

"Janganlah mengukur diri Anda dengan apa yang telah Anda capai, tetapi ukurlah dengan apa yang seharusnya bisa Anda capai dengan kemampuan Anda."

Jonh Wooden