Connect With Us

Jemaah Haji Kloter Pertama Kota Tangerang Hadapi Cuaca Ekstrem di Makkah

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 17 Juli 2018 | 11:26

Ratusan jemaah haji kloter pertama Kota Tangerang di Masjid Al-Azhom, Kota Tangerang, Selasa (17/7/2018). (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

 

TANGERANGNEWS.com- 385 jemaah haji kloter pertama asal kota Tangerang telah diberangkatkan menuju tanah suci, Selasa (17/7/2018).

Ratusan jemaah haji tersebut diperkirakan akan menghadapi cuaca ekstrem di Mekah, Arab Saudi. Karena saat jemaah tersebut tiba di Makkah, suhu disana diperkirakan mencapai 44 derajat celcius.

Hal itu disampaikan Kepala Kementerian Agama Kota Tangerang Dedi Mahfudin saat mendampingi Wali Kota Tangerang, Arief R  Wismansyah melepas ratusan jemaah haji itu di Masjid Raya Al-Azhom, Kota Tangerang.

Kata Dedi, kendati kondisi tubuh para jemaah sehat, namun kondisi cuaca di tanah suci sedang ekstrem, dengan suhu mencapai 44 derajat celcius.

"Sudah sering kami sampaikan di tingkat kecamatan, mereka harus bisa jaga pola makan dan jaga aktifitas, jangan terlalu capek karena cuaca ekstrem tahun ini," kata Dedi.

Untuk menghindari antrian saat tiba di tanah suci pun, lanjut Dedi, jemaah haji tersebut wajib melakukan pemindaian sidik jari saat di embarkasi asrama Pondok Gede, Jakarta. Sehingga faktor kelelahan tidak terjadi saat tiba di Makkah.

Sementara Wali Kota Tangerang Arief R  Wismansyah mengatakan, pihaknya turut memfasilitasi keberangkatan jemaah haji tersebut dengan menyediakan bantuan kendaraan serta makanan.

"Kami atas nama kota terima kasih atas pelayanan yang ada oleh kementerian agama dalam melayani masyarakat. Pemerintah kota fasilitasi bantuan kendaraan dan makanan untuk keberangkatan agar seluruh masyarakat kota dapat melaksanakan dengan khusyuk," ujar Arief.

Selain jemaah haji, rombongan kloter pertama itu juga didampingi oleh lima petugas kloter dan tiga petugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Rencananya, dari Kota Tangerang akan berangkat tujuh kloter pada musim haji 2018 ini.(MRI/HRU)

NASIONAL
Pemerintah Kaji Pembatasan Pertalite untuk Kelompok Ekonomi Atas, Motor Tetap Boleh Beli

Pemerintah Kaji Pembatasan Pertalite untuk Kelompok Ekonomi Atas, Motor Tetap Boleh Beli

Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:35

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mulai membahas skema pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya Pertalite, agar subsidi energi lebih tepat sasaran.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill