KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Sesok tubuh pria ditemukan warga dalam kondisi tak bernyawa di Jalan Untung Suropati, Kelurahan Cimone Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Rabu (18/7/2018).
Jasad pria malang itu pertama kali ditemukan Dedi Sudarmadi warga setempat sekitar pukul 11.00 WIB. Saat pertama kali ditemukan, jasad pria itu tergelatak di pinggir jalan dengan mulut berlumuran darah.
"Saya sedang berada di rumah mendengar teriakan suara ada orang tergeletak di pinggir jalan. Saat dilihat korban dalam keadaan meninggal dunia dan mengeluarkan darah dari mulut," kata Dedi.
Kemudian Dedi yang juga mengenal korban pun langsung menginformasikan peristiwa itu ke keluarga korban. Dedi menghubungi Suryanto yang tak lain paman korban.
"Pria itu bernama Dana, usianya sekitar 54 tahun. Pedagang siomay yang sering berkeliling di wilayah Cimone," jelasnya.
Masih kata Dedi, berdasarkan keterangan dari keluarga korban, Dana memiliki riwayat sakit sesak nafas dan sering mengeluarkan darah dari hidung dan mulutnya.
"Korban memang sakit tapi selama sakit tidak mau berobat. Saya menduga korban meninggal dunia karena sakit dan terjatuh," tukasnya.
Jasad korban kemudian dibawa oleh keluarganya dari lokasi. Saat ini berada sebuah kontrakan di Jalan Astra, Kelurahan Cimone Jaya, Kota Tangerang.
"Kami mencoba membawa korban ke RS untuk visum namun pihak keluarga keberatan sehingga korban dibawa ke kontrakan anak korban," terang Kapolsek Karawaci Kompol Abdul Salim.(MRI/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews