Connect With Us

Hanyut, Bayi Ditemukan Membusuk di Kali Poris Plawad

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 21 Juli 2018 | 18:20

Petugas kepolisian mengevakuasi Sesosok mayat bayi di tepi sungai Jalan Maulana Hasanudin, Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Sabtu (21/7/2018). (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat bayi ditemukan di tepi sungai Jalan Maulana Hasanudin, Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Sabtu (21/7/2018).

Bayi laki-laki dengan kondisi membusuk itu ditemukan setelah terbawa arus dari Kali Benteng Betawi hingga menepi di tumpukan sampah.

Kapolsek Batuceper Kompol Hidayat Iwan menerangkan, bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pemulung sekitar pukul 11.00 WIB.

"Jadi penemuan bayinya itu pertama kali oleh pemulung ditumpukkan sampah-sampah. Kan di situ ada sungai yang menuju ke arah Jalan Maulana Hasanuddin," ucapnya kepada TangerangNews.

Menurutnya, bayi tersebut langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang dengan keadaan membusuk. Setelah diidentifikasi, dokter menyatakan bayi telah meninggal dunia sejak dua hari yang lalu.

"Kondisinya sudah membusuk. Diperkirakan dokter itu meninggalnya antara dua atau tiga hari," ucap Hidayat.

Hidayat menduga bayi tersebut dibuang oleh orangtuanya. Kini, polisi pun tengah menyelidiki pelaku yang tega membuang bayi tersebut.

"Kami belum pastikan bayinya punya warga kita atau bukan. Intinya kami menggandeng masyarakat untuk kerjasama dengan Bhabinkamtibmas untuk menelusuri barangkali ada masyarakat disekitar kita ada yang hamil sudah melahirkan tapi tidak ada bayinya," imbuhnya.(RAZ/HRU)

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

BANTEN
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Senin, 14 September 2026 | 21:42

Pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill