Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat bayi ditemukan di tepi sungai Jalan Maulana Hasanudin, Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Sabtu (21/7/2018).
Bayi laki-laki dengan kondisi membusuk itu ditemukan setelah terbawa arus dari Kali Benteng Betawi hingga menepi di tumpukan sampah.
Kapolsek Batuceper Kompol Hidayat Iwan menerangkan, bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pemulung sekitar pukul 11.00 WIB.
"Jadi penemuan bayinya itu pertama kali oleh pemulung ditumpukkan sampah-sampah. Kan di situ ada sungai yang menuju ke arah Jalan Maulana Hasanuddin," ucapnya kepada TangerangNews.
Menurutnya, bayi tersebut langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang dengan keadaan membusuk. Setelah diidentifikasi, dokter menyatakan bayi telah meninggal dunia sejak dua hari yang lalu.
"Kondisinya sudah membusuk. Diperkirakan dokter itu meninggalnya antara dua atau tiga hari," ucap Hidayat.
Hidayat menduga bayi tersebut dibuang oleh orangtuanya. Kini, polisi pun tengah menyelidiki pelaku yang tega membuang bayi tersebut.
"Kami belum pastikan bayinya punya warga kita atau bukan. Intinya kami menggandeng masyarakat untuk kerjasama dengan Bhabinkamtibmas untuk menelusuri barangkali ada masyarakat disekitar kita ada yang hamil sudah melahirkan tapi tidak ada bayinya," imbuhnya.(RAZ/HRU)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGAkses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung
Hampton Square @ Paramount Gading Serpong menyiapkan rangkaian acara bertajuk One Year in Motion untuk memperingati ulang tahun pertamanya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews