Connect With Us

Cegah Penyakit, Kesehatan Hewan Kurban di Kota Tangerang Diperiksa

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 30 Juli 2018 | 20:00

Ilustrasi hewan kurban. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Menjelang Lebaran haji atau hari raya Idul Adha 1439 Hijriyah, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang membentuk tim monitoring kesehatan sebanyak 293 personel.

Tim monitoring yang terdiri dari pegawai DKP, satgas hewan kurban, mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan IPB serta dokter hewan praktek mandiri tersebut akan diterjunkan mulai tanggal 1 - 22 Agustus 2018.

Kasie Produksi, Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Drh Wina Listiana mengatakan, para petugas dikerahkan untuk memeriksa kesehatan dan kelayakan hewan kurban agar terhindar dari penyakit.

"Kalau pemeriksaan dan pemotongan hewan itu harus dijaga supaya nanti hewan yang beredar dan dipotong di Kota Tangerang itu hewan yang sehat saja agar mencegah adanya penularan penyakit hewan ke manusia," ujarnya kepada TangerangNews, Senin (30/7/2018).

Menurutnya, tim monitoring kesehatan telah diberikan pembinaan sebagai pembekalan. Dalam menjalankan tugasnya, para petugas akan berkeliling ke lapak-lapak penjual hewan kurban di Kota Tangerang.

"Tugasnya sudah dibagi. Kalau petugas dinasnya bisa ngecek hewan di lapak dan hari H keliling juga. Kalau untuk satgas selain monitoring di DKM juga mendata jumlah hewan yang dipotong dan melaporkannya," tuturnya.

Drh Wina memberikan tips kepada calon pembeli untuk memilih hewan kurban yang aman dikonsumsi. Menurutnya, hewan kurban yang baik dan sehat memiliki usia yang cukup, mesti sempurna atau tidak memiliki cacat, memiliki nafsu makan yang baik, hewan kurban harus bersih dan jangan membeli hewan kurban yang diternak di tempat pembuangan sampah.

"Mudah-mudahan semua hewan kurban yang dipotong dalam keadaan sehat dan tidak ada penyakit. Harus segar, sehingga masyarakat yang menunaikan ibadah bisa terjamin dan khusyuk," imbuhnya.(RAZ/RGI)

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

KAB. TANGERANG
DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:50

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menilai, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 Tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2025-2029, dapat menjadi dasar penyusunan Peraturan Daerah (Perda) anti LGBT.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill