Connect With Us

Anak Hasil Nikah Siri di Kota Tangerang Minder

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 5 Agustus 2018 | 18:00

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang Iis Rodiyah memberikan sambutan pada Perayaan Hari Anak Nasional di Atrium Metropolis, Tangerang, Minggu (5/8/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Di Kota Tangerang tak sedikit ditemukan akta kelahiran anak hanya tertulis nama ibunya saja, sementara nama ayahnya tidak dicantumkan. Hal ini karena orangtua anak tersebut nikah siri,  sehingga tidak memiliki bukti sah pernikahan. 

Tidak adanya nama ayah di akta kelahiran juga membuat kesan negatif di mata masyarakat dimana anak tersebut tidak memiliki ayah sah. 

"Anak yang enggak punya bapak itu ada. Nah itu harus diselesaikan," kata Iis Rodiyah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang, Minggu (5/8/2018).

Iis tidak menyebut seberapa banyak anak-anak di Kota Tangerang tidak memiliki nama ayah pada akta kelahirannya. Menurutnya, permasalahan ini terjadi dilandasi oleh orangtua sang anak melakukan pernikahan siri.

Iis mengatakan tidak tercantumnya nama ayah membuat sang anak tidak percaya diri. Permasalahan inilah yang menjadi salah satu fokus utama pemerintah untuk menuntaskannya.

"Yang kita garap banyak yaitu pernikahan sirih. Kita mau bekerjasama dengan Pengadilan Agama kaitan isbat nikah karena itu terkait dengan hak anak. Kalau cuma punya ibu saja membuat anak minder," jelasnya.

Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak DP3AP2KB Kota Tangerang Irna Rudiana menambahkan, tiadanya Ayah pada akta kelahiran anak juga menjadi tren orangtua masa kini.

"Di dunia itu tren ya, orangtua yang memang ideal punya ayah, ibu dan anak. Tapi sekarang kan tren ayahnya enggak ada," ucapnya.

Pemerintah pun berupaya mem-back up anak yang mengalami hal demikian melalui penguatan diri, sehingga sang anak dapat tumbuh kembang tanpa merasakan minder.

"Kalau gitu kita lebih banyak konseling dan penguatan," imbuhnya.(RAZ/RGI)

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

KOTA TANGERANG
Maryono Buka Gymnastics Tangerang Open, 504 Atlet Berebut Piala Wali Kota

Maryono Buka Gymnastics Tangerang Open, 504 Atlet Berebut Piala Wali Kota

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Sebanyak 504 atlet dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Gymnastics Tangerang Open Piala Wali Kota yang digelar di TCC Cimone, Kota Tangerang, Sabtu 26 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill