Connect With Us

Polisi Tembak Mati Perampok Rp 900 Juta Rumah Jagal Cibodas

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 10 Agustus 2018 | 14:00

Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Deddy Supriyadi memperlihatkan barang bukti perampokan berupa uang ratusan juta rupiah dan pistol yang digunakan pelaku. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Polisi telah mengungkap kasus perampokan yang menggasak uang Rp900 juta di rumah jagal atau rumah pemotongan hewan (RPH) Cibodas, Kota Tangerang. 

Dari tujuh pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut, dua diantaranya ditembak mati polisi karena berusaha melawan. 

Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan menerangkan, tujuh orang pelaku itu masing-masing bernama Mawi, 38, Sobri, 38, Aris, 34, Lili, 34, Mardan, 36, Rohman, 36, dan Firman, 37.

"Pengungkapan kasus ini kurang dari 24 jam, kami tangkap 7 pelaku yang beraksi di rumah potong hewan," ujarnya di RPH Cibodas, Kota Tangerang, Jumat (10/8/2018).

Harry menjelaskan, pengungkapan yang terbilang cepat ini bermula setelah polisi mengumpulkan saksi-saksi dan bukti video cctv yang merekam aksi perampokan pelaku. 

"Kecepatan pengungkapan ini karena informasi dari masyarakat sangat cepat. Kami langsung lidik, cari saksi, karena tujuh orang kami tangkap bertahap jadi satu-persatu," terangnya.

Lokasi penembakan pelaku Di Kawasan Palem Semi, Kota Tangerang

 

Menurutnya, pelaku diamankan di tempat berbeda yang masih berada di wilayah Kota Tangerang. Lebih dulu polisi menangkap lima pelaku. Kemudian petugas meringkus kedua pelaku lainnya yang mengacak-acak ruangan kasir.

Kedua pelaku yang terakhir ditangkap itu Mawi dan Sobri. Mawi berperan mengancam dan menodongkan pistol kepada kasir, Sutikno. Sedangkan Sobri bertindak mengikat Sutikno dan menggasak uang Rp 900 juta.

Harry mengatakan, keduanya pun ditembak mati saat ditangkap lantaran melawan serta melukai petugas. Pelaku membacok Ipda Jayadi dengan sebilah kater hingga melukai pelipisnya.

"Mawi eksekutor dan Sobri penggasak uang di TKP bawa golok dan pada saat penangkapan kedua ini yang melukai anggota kami. Hingga langsung kami tindak tegas dan meninggal dunia di rumah sakit," jelasnya.

Kini, jasad kedua eksekutor itu membeku di ruang jenazah RSUD Tangerang. Sedangkan lima pelaku lainnya kini mendekam di tahanan Polres Metro Tangerang.

Sebelumnya, aksi perampokan tersebut terjadi di RPH Cibodas pada Kamis (9/8/2018) sekitar pukul 03.00 WIB. Komplotan rampok ini berhasil menggasak uang Rp900 juta.(RAZ/RGI)

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Bongkar Bangli di Sepanjang Saluran Irigasi Sipon

Pemkot Tangerang Bongkar Bangli di Sepanjang Saluran Irigasi Sipon

Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:07

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menertibkan sejumlah bangunan liar di sepanjang Saluran Irigasi Sipon, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kamis 15 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
Gerakan Pangan Murah Kabupaten Tangerang Kembali Hadir, Beras 5 Kg Cuma Rp24.500

Gerakan Pangan Murah Kabupaten Tangerang Kembali Hadir, Beras 5 Kg Cuma Rp24.500

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:21

Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali digelar di halaman Gedung Usaha Daerah (GUD) Tigaraksa, Kamis 15 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill