Connect With Us

Polisi Tembak Mati Perampok Rp 900 Juta Rumah Jagal Cibodas

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 10 Agustus 2018 | 14:00

| Dibaca : 15079

Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Deddy Supriyadi memperlihatkan barang bukti perampokan berupa uang ratusan juta rupiah dan pistol yang digunakan pelaku. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Polisi telah mengungkap kasus perampokan yang menggasak uang Rp900 juta di rumah jagal atau rumah pemotongan hewan (RPH) Cibodas, Kota Tangerang. 

Dari tujuh pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut, dua diantaranya ditembak mati polisi karena berusaha melawan. 

Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan menerangkan, tujuh orang pelaku itu masing-masing bernama Mawi, 38, Sobri, 38, Aris, 34, Lili, 34, Mardan, 36, Rohman, 36, dan Firman, 37.

"Pengungkapan kasus ini kurang dari 24 jam, kami tangkap 7 pelaku yang beraksi di rumah potong hewan," ujarnya di RPH Cibodas, Kota Tangerang, Jumat (10/8/2018).

Harry menjelaskan, pengungkapan yang terbilang cepat ini bermula setelah polisi mengumpulkan saksi-saksi dan bukti video cctv yang merekam aksi perampokan pelaku. 

"Kecepatan pengungkapan ini karena informasi dari masyarakat sangat cepat. Kami langsung lidik, cari saksi, karena tujuh orang kami tangkap bertahap jadi satu-persatu," terangnya.

Lokasi penembakan pelaku Di Kawasan Palem Semi, Kota Tangerang

 

Menurutnya, pelaku diamankan di tempat berbeda yang masih berada di wilayah Kota Tangerang. Lebih dulu polisi menangkap lima pelaku. Kemudian petugas meringkus kedua pelaku lainnya yang mengacak-acak ruangan kasir.

Kedua pelaku yang terakhir ditangkap itu Mawi dan Sobri. Mawi berperan mengancam dan menodongkan pistol kepada kasir, Sutikno. Sedangkan Sobri bertindak mengikat Sutikno dan menggasak uang Rp 900 juta.

Harry mengatakan, keduanya pun ditembak mati saat ditangkap lantaran melawan serta melukai petugas. Pelaku membacok Ipda Jayadi dengan sebilah kater hingga melukai pelipisnya.

"Mawi eksekutor dan Sobri penggasak uang di TKP bawa golok dan pada saat penangkapan kedua ini yang melukai anggota kami. Hingga langsung kami tindak tegas dan meninggal dunia di rumah sakit," jelasnya.

Kini, jasad kedua eksekutor itu membeku di ruang jenazah RSUD Tangerang. Sedangkan lima pelaku lainnya kini mendekam di tahanan Polres Metro Tangerang.

Sebelumnya, aksi perampokan tersebut terjadi di RPH Cibodas pada Kamis (9/8/2018) sekitar pukul 03.00 WIB. Komplotan rampok ini berhasil menggasak uang Rp900 juta.(RAZ/RGI)

SPORT
71 Atlet Menembak Bersaing Rebut Empat Emas di Porprov Banten

71 Atlet Menembak Bersaing Rebut Empat Emas di Porprov Banten

Senin, 15 Oktober 2018 | 19:03

TANGERANGNEWS.com-71 atlet menembak pada perhelatan olahraga Provinsi (Porprov) Banten ke-5 pada cabang olah raga (cabor) menembak akan

WISATA
Menilik Kisah Malin Kundang di Pantai Air Manis Padang

Menilik Kisah Malin Kundang di Pantai Air Manis Padang

Rabu, 26 September 2018 | 12:00

TANGERANGNEWS.com-Kalau kamu orang Indonesia asli, pasti sudah nggak asing ya dengan legenda Malin Kundang. Cerita rakyat dari Sumatera Barat ini sudah diperkenalkan kepada anak-anak sejak kecil.

KAB. TANGERANG
Kepalanya Terus Membesar, Warga Solear Ini Butuh Bantuan

Kepalanya Terus Membesar, Warga Solear Ini Butuh Bantuan

Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:00

TANGERANGNEWS.com-Tatang, 55, hanya bisa terbaring lemah di kamar sejak kepalanya tiba-tiba membesar. Warga Kampung Cikareo RT 06/03, Desa Cikareo, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang itu telah tiga tahun bergelut dengan penyakit aneh tersebut.

BISNIS
Keuntungan Menggiurkan, Akseleran Sasar Warga Tangerang

Keuntungan Menggiurkan, Akseleran Sasar Warga Tangerang

Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:00

TANGERANGNEWS.com-Perkembangan perusahaan layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi (fintech peer to peer lending) di Indonesia terus berkembang pesat.

"Hidup lah untuk memberi yang sebanyak-banyaknya, bukan untuk menerima yang sebanyak-banyaknya"

Andrean Hirata