Connect With Us

Harhubnas, Pemkot Tangerang Canangkan Gaktib Lalin di Tugu Adipura

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 16 September 2018 | 12:00

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat memberi sambutan pada kegiatan memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-73, di Tugu Adipura, Jalan Veteran, Kota Tangerang, Minggu (16/9/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas sekaligus pencanangan operasi penegakan dan ketertiban (Gaktib) lalu lintas (Lalin) kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-73, yang mengusung tema "Guyub Rukun Bangun Bangsa" di Tugu Adipura, Jalan Veteran, Kota Tangerang, Minggu (16/9/2018).

Pantauan TangerangNews, ratusan masyarakat tampak menyesaki sarana publik pada kegiatan peringatan Harhubnas tersebut.

Para personel Dishub Kota Tangerang mengkampanyekan ketertiban berlalu lintas melalui papan sosialisasi.

Selain itu, polisi cilik juga ditampilkan untuk memperagakan 12 gerakan tertib berlalu lintas kepada masyarakat.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah yang didampingi Wakilnya Sachudin dan Sekda Dadi Budaeri pun turut hadir.

Pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang ini menekan tombol sebagai tanda dideklarasikannya pencanangan operasi gaktib lalin agar dapat digencarkan lagi di Kota Tangerang.

Pada kesempatan ini, Arief mengatakan bahwa masyarakat harus memiliki budaya tertib berlalu lintas demi menghindari kecelakaan sehingga selamat saat berada di sepanjang perjalanan.

"Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar memperhatikan rambu yang ada dan ikuti semua peraturan lalu lintas yang ada di Kota Tangerang," ucapnya.

Jika masyarakat sudah tertib berlalu lintas, menurut Arief, hal ini dapat mewujudkan Kota Tangerang menjadi kota layak huni.

"Mudah-mudahan seluruh masyarakat Kota Tangerang bisa melibatkan diri mewujudkan Kota Tangerang yang tertib dan aman berlalu lintas," imbuhnya.

Kepala Dishub Kota Tangerang Saeful Rohman menuturkan bahwa mengenai pencanangan operasi gaktib lalin sebagai implementasi dari Peraturan Wali Kota (Perwal) Tangerang No 43/2017 tentang Penertiban Kendaraan.

"Jadi memang mulai hari ini akan dilaksanakan lebih intensif lagi terkait dengan adalah penegakan dan ketertiban lalu lintas," jelasnya.

Saat ditanya soal kedisiplinan masyarakat Kota Tangerang mengenai tertibnya berlalu lintas, Saeful mengatakan semenjak diberlakukannya Perwal tersebut pengendara pribadi maupun angkutan kota sudah mulai disiplin. Namun, pengemudi transportasi online masih melakukan pelanggaran.

"Saya harap pencanangan tadi semua pengendara bisa mematuhi terhadap rambu-rambu yang memang sudah di pasang oleh Dishub," paparnya.(RAZ/RGI)

SPORT
ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

Jumat, 4 September 2026 | 12:17

ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.

KOTA TANGERANG
Sebaran Abu Vulkanik Bisa Ganggu Kesehatan Siswa, PJJ di Kota Tangerang Diperpanjang Dua Hari

Sebaran Abu Vulkanik Bisa Ganggu Kesehatan Siswa, PJJ di Kota Tangerang Diperpanjang Dua Hari

Rabu, 9 September 2026 | 13:56

Dinas Pendidikan Kota Tangerang memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh satuan pendidikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi dampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

TANGSEL
Tekan Sebaran Abu Vulkanik, 3 Koridor Jalan di Tangsel Disempot Malam hingga Dini Hari

Tekan Sebaran Abu Vulkanik, 3 Koridor Jalan di Tangsel Disempot Malam hingga Dini Hari

Selasa, 8 September 2026 | 22:15

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama tim gabungan melakukan penyemprotan sejumlah ruas jalan untuk meminimalisir dampak sebaran abu vulkanik yang mengendap di badan jalan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill