Menakar Kembali Pilkada: Mengembalikan Mandat Kepala Daerah ke DPRD
Selasa, 24 Februari 2026 | 21:51
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selama hampir dua dekade terakhir telah menjadi simbol penting demokrasi lokal di Indonesia.
TANGERANGNEWS.com-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang mengklaim telah menerapkan pelayanan kesehatan secara maksimal kepada masyarakat sesuai prosedural. Hal itu demi mencapai mutu pelayanan kesehatan.
"Sudah, sudah kita lakukan semua. Sosialisasi dengan alat peraga di dinding rumah sakit untuk mencoba mencapai mutu pelayanan kesehatan juga sudah dilakukan," ujar Humas RSUD Kota Tangerang drg. Lulu Faradis, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/10/2018).
Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan untuk mencapai mutu pelayanan agar dapat dirasakan oleh pengguna fasilitas kesehatan atau pasien
Ia mengatakan, sumber daya manusia di RSUD Kota Tangerang pun telah dibekali, agar melayani dengan baik.
"Para pegawai sudah dilakukan pembekalan. Jika ada pasien yang kebingungan pasti diarahkan," ucapnya.
Selain itu, pihaknya juga mengklaim telah mengumumkan persyaratan, prosedur dan pelayanan teknis untuk mencapai standar mutu pelayanan secara maksimal.
"Seperti peserta BPJS, itu mereka pasti kami umumkan persyaratannya," imbuhnya.
Sebelumnya, Anggota Komisi IX DPR RI Marinus Gea menyebut, fasilitas kesehatan yang dikelola pemerintah maupun swasta di Kota Tangerang belum mencapai mutu pelayanan kesehatan sesuai prosedural.(RAZ/RGI)
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selama hampir dua dekade terakhir telah menjadi simbol penting demokrasi lokal di Indonesia.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memberikan peringatan keras kepada para oknum yang mencoba bermain dengan stok kebutuhan pokok selama Ramadan 1447 Hijriah.
Jejaring retail PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart akan menghadirkan inovasi gerai yang tak hanya sebagai tempat belanja kebutuhan harian, namun juga sarana hiburan bioskop mini bernama “Layar Digi”.
Rencana pembatasan operasional angkutan barang selama periode Lebaran 2026 memicu kegelisahan di kalangan sopir truk logistik, khususnya pengemudi kendaraan sumbu tiga yang mengangkut barang non-sembako.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews