Connect With Us

Stadion Benteng Kumuh & Terbengkalai, Ini Penyebabnya

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 8 Oktober 2018 | 18:00

Stadion Benteng di Jalan Taman Makam Pahlawan Kota Tangerang samping kantor Wali Kota Tangerang dibangun pada 11 Januari 1989 itu kini tampak hancur. (@TangerangNews / Raden Bagus Irawan)

TANGERANGNEWS.com-Stadion Benteng yang berlokasi di Jalan TMP Taruna Kota Tangerang kondisinya sangat memprihatinkan. Namun demikian, Pemkot Tangerang tidak bisa berbuat apapun. Pasalnya, stadion yang pernah menjadi kebanggaan warga Tangerang itu satu dari 56 aset yang masih dalam proses serah terima dari Pemkab Tangerang ke Pemkot Tangerang.

Kabid Administrasi Aset Badan Pengelola Keuangan Daerah Kota Tangerang, Deddy Nandoeng mengatakan, sebanyak 56 aset yang akan diserahkan dari Pemkab ke Pemkot Tangerang hingga kini masih proses.

"Masih dalam proses semuanya. Jadi masih menunggu persetujuan yang kabupatennya atas 56 titik yang akan diserahkan," ujarnya kepada TangerangNews, Senin (8/10/2018).

Kata dia, proses yang dimaksud adalah usulan dan persetujuan belum terlaksana.

"Penyerahan aset kan perlu diusulkan oleh KDH (Kepala Daerah) dan mendapat persetujuan DPRD, itu yang masih dalam proses di kabupaten (Tangerang)," tambahnya.

Sehingga, lanjut dia, tak heran jika banyak aset yang terbengkalai. Contohnya Stadion Benteng Tangerang tersebut. Stadion itu merupakan salah satu aset Pemkab Tangerang yang berdiri di atas tanah Pemkot Tangerang. Hingga kini, aset tersebut masih terbengkalai statusnya.

"Kita akan joint opname (kedua pihak) atas lokasi-lokasi dimaksud, baik yang dari pemkot maupun pemkab, nantinya," kata dia

Ia berharap, penyerahan aset segera selesai untuk bisa dimanfaatkan masyarakat luas.

"Kami harap cepat selesai. Itu harapan semua juga kan biar dapat segera digunakan dan dimaksimalkan manfaatnya untuk kepentingan bersama," tandasnya.(MRI/RGI)

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

PROPERTI
Ikut Semarakkan HUT ke-81 RI, Paramount Gading Serpong Gelar Festival Kemerdekaan Sebulan Penuh

Ikut Semarakkan HUT ke-81 RI, Paramount Gading Serpong Gelar Festival Kemerdekaan Sebulan Penuh

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:44

Suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia turut terasa di kawasan Paramount Gading Serpong. Berbagai dekorasi bernuansa merah-putih menghiasi sejumlah area hunian, komersial, dan fasilitas publik

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill