Connect With Us

Garong Gasak Brankas Koperasi di Perumnas, Ratusan Juta Raib

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 11 Oktober 2018 | 16:00

Toni, petugas kebersihan dan penagih saat menunjukkan kamera pengawas di lantai dua Koperasi Putera Makmur Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Komplotan perampok menyantroni Koperasi Putera Makmur Tangerang di Jalan Cemara Raya No 46 C, Karawaci, Perumnas Kota Tangerang, Kamis (11/10/2018) dinihari.

Keterangan yang dihimpun TangerangNews.com di lokasi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB.

"Kejadian belum pasti jam berapanya. Saya kesini jam 07.10 WIB. Tapi berdasarkan rekaman CCTV ruko sebelah, pelaku beraksi jam setengah lima-an," ujar Toni, karyawan koperasi yang kesehariannya sebagai petugas kebersihan dan penagih di koperasi tersebut.

Toni mengatakan, saat peristiwa itu terjadi tak ada seorang pun karyawan di lokasi. Untuk keamanan, mereka hanya mengandalkan CCTV. Namun naas ternyata rekaman CCTV pun turut digondol oleh komplotan yang diperkirakan berjumlah enam orang itu.

Praduga Toni mereka berjumlah enam pelaku, karena salah satu barang berharga yang turut raib adalah berangkas yang beratnya mencapai tiga ton. Karena, kata Toni, untuk mengangkat benda seberat itu, dibutuhkan setidaknya tenaga enam orang dewasa.

"Brankas yang disimpan di lantai dua hilang dibawa maling. Kira-kira isinya BPKB mobil dan motor, 30 unit kartu ATM dan 20 lembar cek," jelas Toni.

Kantor koperasi sendiri terdiri atas 3 lantai, masing-masing ruangan dilengkapi kamera pengawas (CCTV). Namun, karena rekaman CCTV tersebut turut raib, petugas pun mengalami kesulitan untuk mengidentifikasi para pelaku.

"Jadi recorder juga dibawa, sampai-sampai dua unit TV LCD dibawa. Total perkiraan kerugian kami Rp 100 juta," tambahnya.

Masih kata Toni, berangkas yang raib itu disimpan disalah satu ruangan di lantai 2. Jejak para pelaku menggondol berangkas pun terlihat dari kerusakan pada tangga ruko tersebut.

"Sepertinya pelaku enggak cuma dua orang. Mereka naik mobil pribadi untuk membawa brankas. Lihat saja tangga rusak akibat seretan brankas," ungkapnya.

Peristiwa itu telah dilaporkan pengelola koperasi ke pihak berwajib, kini polisi tengah melakukan penyelidikan atas kasus perampokan tersebut.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Pilar Tegur Camat Pondok Aren yang Pergi ke Bandung saat Agenda Rapat Darurat Sampah Tangsel

Pilar Tegur Camat Pondok Aren yang Pergi ke Bandung saat Agenda Rapat Darurat Sampah Tangsel

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:14

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menegur Camat Pondok Aren Hendra yang tidak hadir dalam rapat koordinasi penanganan sampah di tengah kondisi darurat sampah yang sedang dihadapi Tangsel.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill