Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Komplotan perampok menyantroni Koperasi Putera Makmur Tangerang di Jalan Cemara Raya No 46 C, Karawaci, Perumnas Kota Tangerang, Kamis (11/10/2018) dinihari.
Keterangan yang dihimpun TangerangNews.com di lokasi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB.
"Kejadian belum pasti jam berapanya. Saya kesini jam 07.10 WIB. Tapi berdasarkan rekaman CCTV ruko sebelah, pelaku beraksi jam setengah lima-an," ujar Toni, karyawan koperasi yang kesehariannya sebagai petugas kebersihan dan penagih di koperasi tersebut.
Toni mengatakan, saat peristiwa itu terjadi tak ada seorang pun karyawan di lokasi. Untuk keamanan, mereka hanya mengandalkan CCTV. Namun naas ternyata rekaman CCTV pun turut digondol oleh komplotan yang diperkirakan berjumlah enam orang itu.

Praduga Toni mereka berjumlah enam pelaku, karena salah satu barang berharga yang turut raib adalah berangkas yang beratnya mencapai tiga ton. Karena, kata Toni, untuk mengangkat benda seberat itu, dibutuhkan setidaknya tenaga enam orang dewasa.
"Brankas yang disimpan di lantai dua hilang dibawa maling. Kira-kira isinya BPKB mobil dan motor, 30 unit kartu ATM dan 20 lembar cek," jelas Toni.
Kantor koperasi sendiri terdiri atas 3 lantai, masing-masing ruangan dilengkapi kamera pengawas (CCTV). Namun, karena rekaman CCTV tersebut turut raib, petugas pun mengalami kesulitan untuk mengidentifikasi para pelaku.

"Jadi recorder juga dibawa, sampai-sampai dua unit TV LCD dibawa. Total perkiraan kerugian kami Rp 100 juta," tambahnya.
Masih kata Toni, berangkas yang raib itu disimpan disalah satu ruangan di lantai 2. Jejak para pelaku menggondol berangkas pun terlihat dari kerusakan pada tangga ruko tersebut.
"Sepertinya pelaku enggak cuma dua orang. Mereka naik mobil pribadi untuk membawa brankas. Lihat saja tangga rusak akibat seretan brankas," ungkapnya.
Peristiwa itu telah dilaporkan pengelola koperasi ke pihak berwajib, kini polisi tengah melakukan penyelidikan atas kasus perampokan tersebut.(MRI/RGI)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGRumah Sakit (RS) Melati Tangerang meraih penghargaan Juara 1 Produktivitas Kategori Perusahaan Menengah Tingkat Kota Tangerang.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tengah mengumpulkan bantuan kemanusiaan untuk dikirimkan kepada warga yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews