Connect With Us

Hindari Lubang, Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Truk di Batuceper

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 12 Oktober 2018 | 11:22

Jenazah seorang pengemudi ojek online (Ojol) Raynaldo Wahap, 26, di tutupi terpal oleh warga, setelah mengalami kecelakaan di tabrak truk pengangkut tanah di Jalan Garuda, Batuceper, Kota Tangerang. (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Bagi pengendara motor sebaiknya berhati-hati jika melintas Jalan Garuda, Batuceper, Kota Tangerang. Kondisi jalan yang berlubang dapat mengakibatkan kecelakaan hingga menghilangkan nyawa. 

Seperti kecelakaan lalu lintas yang terjadi antara truk dan sepeda motor di jalan tersebut pada Kamis (11/10/2018) malam. Peristiwa maut ini menimpa Raynaldo Wahap, 26, seorang pengemudi ojek online (Ojol). 

Insiden bermula ketika korban berupaya menghindari lubang di jalan tersebut. Seketika itu, sepeda motor yang dikemudikan korban terhantam truk pengangkut tanah yang juga melintas dengan kecepatan tinggi, hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Awalnya dia (korban) menghindari lubang, tiba-tiba truk tanah ngebut dari belakang lalu nabrak motor korban dan terjatuh hingga melindas bagian tubuh korban," kata Hendar Wahyudi, yang juga seorang pengemudi ojol lainnya, Jumat (12/11/2018).

Menurut Hendar, tubuh korban bagian perut hingga paha hancur setelah terlindas truk. Diketahui, saat itu korban yang tidak berpenumpang ini hendak menuju rumah kerabatnya di wilayah Pintu Air 10, Kota Tangerang.

"Bagian perut ke bawah hancur berantakan. Dia (korban) mau ke tempat sodaranya yang di Pintu Air 10, jadi tidak bawa penumpang," ucapnya.

Sebelumnya, pengemudi truk tanah berupaya melarikan diri untuk menghindari amukan massa. Namun upaya tersebut dapat dicegah. Para pengemudi ojol yang juga melintas di lokasi kejadian berhasil meringkusnya.

"Tadinya tabrak lari, truk tanah yang nabrak itu kabur, tak tanggung jawab. Lalu kita kejar, akhirnya ketangkep di bawah flyover kereta bandara. Waktu kita tanya sopir truk itu ingin menghindar karena takut diamuk warga, makanya dia kabur," paparnya.

Kini, jasad korban dilarikan ke RSUD Tangerang. Sementara pengemudi truk bermuatan tanah diserahkan kepada pihak berwajib. Pihak kepolisian juga belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

OPINI
Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:36

Di era digital pada saat ini bagian yang tidak terpisahkan atau tidak bisa kita tinggalkan di kehidupan kita sebagai manusia adalah komunikasi yang di mana komunikasi itu bisa membuat atau menyampaikan berbagai informasi dengan cepat.

HIBURAN
Hotel Santika BSD Angkat Kuliner Pesisir Jawa ke Meja Restoran, Ada Mangut Ikan Kakap Kaya Rempah

Hotel Santika BSD Angkat Kuliner Pesisir Jawa ke Meja Restoran, Ada Mangut Ikan Kakap Kaya Rempah

Selasa, 2 Juni 2026 | 11:08

Di tengah menjamurnya menu modern, Hotel Santika Premiere ICE BSD City menghadirkan kuliner tradisional Mangut Ikan Kakap sebagai menu spesial yang terinspirasi dari masakan khas pesisir Jawa Tengah dan Yogyakarta.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill