Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI
Senin, 12 Januari 2026 | 11:20
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang menyebut bahwa, selain menambal kurangnya sumber daya manusia (SDM), pengembangan aplikasi bertujuan untuk mengikuti perkembangan teknologi yang kian pesat.
"Itu kaitan dengan perkembangan teknologi seperti Android ada (OS) Nougat, itu kan ada perkembangan terus. Kalau kita tidak ikutan nanti ketinggalan," kata Kabid Pengembangan Aplikasi Manajemen Pemerintahan Diskominfo Kota Tangerang Adhi Zulkifli kepada TangerangNews, Jumat (12/10/2018).
Disebutkannya, hingga 2018 ini, 174 aplikasi telah dibuat Diskominfo Kota Tangerang untuk memudahkan kinerja organisasi.
Sebab lain adalah, lanjut Adhi, agar keamanan aplikasi terjamin sehingga tidak disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
"Alasan lain kaitan sama masalah keamanan supaya tidak gampang dihack," ucapnya.
Dan yang terakhir, lanjut Adhi, perencanaan pembangunan juga terus berubah sehingga aplikasi yang notabene dibuat khusus untuk aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik harus sinkronisasi.
"Karena juga ada perubahan peraturan. Contoh peraturan rencana pembangunan daerah, otomatis sistem kita harus ngikutin sistem perencanaan daerahnya," paparnya.(RAZ/HRU)
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Sinergi antara Bea Cukai dan Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews