Connect With Us

Selain Masalah SDM, Ini Alasan Pemkot Tangerang Buat Ratusan Aplikasi

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 12 Oktober 2018 | 13:23

Tangerang Live Room. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang menyebut bahwa,  selain menambal kurangnya sumber daya manusia (SDM), pengembangan aplikasi bertujuan untuk mengikuti perkembangan teknologi yang kian pesat.

"Itu kaitan dengan perkembangan teknologi seperti Android ada (OS) Nougat, itu kan ada perkembangan terus. Kalau kita tidak ikutan nanti ketinggalan," kata Kabid Pengembangan Aplikasi Manajemen Pemerintahan Diskominfo Kota Tangerang Adhi Zulkifli kepada TangerangNews, Jumat (12/10/2018).

Disebutkannya, hingga 2018 ini, 174 aplikasi telah dibuat Diskominfo Kota Tangerang untuk memudahkan kinerja organisasi.

Sebab lain adalah, lanjut Adhi, agar keamanan aplikasi terjamin sehingga tidak disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. 

"Alasan lain kaitan sama masalah keamanan supaya tidak gampang dihack," ucapnya.

Dan yang terakhir, lanjut Adhi, perencanaan pembangunan juga terus berubah sehingga aplikasi yang notabene dibuat khusus untuk aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik harus sinkronisasi.

"Karena juga ada perubahan peraturan. Contoh peraturan rencana pembangunan daerah, otomatis sistem kita harus ngikutin sistem perencanaan daerahnya," paparnya.(RAZ/HRU)

BANTEN
Pemprov Banten Mulai Bangun 2 Sekolah Rakyat, Ditarget Selesai Agustus 2026

Pemprov Banten Mulai Bangun 2 Sekolah Rakyat, Ditarget Selesai Agustus 2026

Senin, 12 Januari 2026 | 21:50

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten resmi memulai pembangunan dua Sekolah Rakyat di Lebak dan Pandeglang. Proyek ini direncanakan berjalan cepat dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026.

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

TEKNO
Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Senin, 12 Januari 2026 | 11:20

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill