KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Kawanan perampok bersenjata pedang beraksi di Minimarket Alfamart, Jalan Atang Sanjaya RT 02/05, Benda, Kota Tangerang, Rabu (24/10/2018).
Dalam aksinya, perampok tersebut membacok seorang pegawai minimarket hingga mengalami luka pendarahan.
Aksi tersebut terekam kamera pengawas (CCTV). Rekaman video tersebut pun menjadi modal pihak kepolisian untuk meringkus tersangka yang beraksi sekitar pukul 06.40 WIB itu.
"Dalam video para pelaku berusaha membacok korban dengan pedang namun oleh korban ditangkap pedangnya hingga berdarah," ujar Kapolsek Benda Kompol Ubaidillah, Kamis (25/10/2018).
Menurutnya, pelaku yang berjumlah tiga orang ini mengayunkan pedang kepada pegawai. Namun ditepis, hingga pegawai itu terluka.
"Tetapi pelaku yang lain juga memukul kepala korban dengan sarung pedangnya yang terbuat dari besi sehingga korban berdarah-darah," katanya.
Atas kejadian itu, korban dilarikan ke rumah sakit setempat guna mendapatkan perawatan. Sementara, polisi juga telah meringkus para pelaku.
"Dalam waktu kurang dari 24 jam sudah ditangkap unit Reskrim Polsek Benda di wilayah kalideres Jakbar beserta barang bukti sebilah pedang," tandasnya.(RMI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews