Connect With Us

Dinkes Tangerang Jemput Bola, Cari Kasus Penularan Tuberkulosis & HIV AIDS

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 25 Oktober 2018 | 13:48

Ratusan kader kesehatan dan petugas kesehatan mengikuti seminar kesehatan dalam rangka mencegah penyakit Tuberkulosis dan HIV/AIDS. (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan Kota Tangerang terus berupaya menekan masyarakat dalam mencegah penularan penyakit Tuberkulosis (TB) dan Human Immunodeficiency Virus (HIV) Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS).

Salah satunya dengan mencari kasus baru penularan penyakit tersebut lewat menjemput bola ke tiap-tiap rumah warga Kota Tangerang.

"November nanti kami melakukan kegiatan penemuan kasus secara aktif dari rumah ke rumah selama satu bulan penuh," papar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Liza Puspadewi saat Seminar Kesehatan  di ruang Al - Amanah, Gedung Puspemkot Tangerang, Kamis (25/10/2018).

Menurut Liza, dengan menemukan kasus baru di masyarakat, pihaknya bisa dengan cepat melakukan penanganan terhadap penderita sehingga penularan bisa dicegah. 

"Sebenarnya yang dipentingkan dari kegiatan ini bagaimana kami bisa menemukan kasus baru, kemudian kami melakukan pengendalian itu," ujarnya.

Liza menjelaskan, penyakit TB merupakan suatu infeksi bakteri yang ditularkan melalui saluran pernafasan. Sedangkan HIV merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Kemudian AIDS adalah stadium akhir dari infeksi virus HIV.

Jenis penyakit tersebut terbilang sangat berbahaya karena sifatnya menular, namun masih bisa dicegah dan disembuhkan. Oleh karena itu, pihaknya juga memberikan pembekalan kepada masyarakat agar dapat mencegah penyakit ini.

"Segera ke Puskesmas atau rumah sakit agar penyakit ini bisa disembuhkan, dikendalikan, dan tidak menularkan kepada orang sekitarnya," jelasnya.

Pembekalan tersebut diisi dengan kegiatan Seminar Kesehatan bertemakan 'Peningkatan Penemuan Kasus TB dan HIV menuju eliminasi tuberkolosis dan HIV Kota Tangerang 2030'.

Kegiatan yang merupakan rangkaian memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-54 ini turut dihadiri ratusan kader kesehatan dan petugas kesehatan.(RAZ/HRU)

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BANTEN
Andra Soni Janjikan Parkir Gratis hingga Sembako Murah Khusus Ojol

Andra Soni Janjikan Parkir Gratis hingga Sembako Murah Khusus Ojol

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:18

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah merumuskan skema kebijakan untuk merespons sejumlah keluhan yang disampaikan oleh komunitas pengemudi ojek online (ojol) roda dua dan roda empat.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill