Connect With Us

Keliling Kota Tangerang, Peserta Kirab Pemuda se-Indonesia Cari Masalah

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 5 November 2018 | 13:41

Pelepasan Peserta Kirab Pemuda 2018 oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Dedi Suhada di Puspemkot Tangerang, Senin (5/11/2018). (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Peserta Kirab Pemuda 2018 singgah ke Kota Tangerang, Senin (5/11/2018). Sebanyak 50 pemuda dari 34 provinsi se-Indonesia ini keliling Kota Tangerang untuk menjemput isu-isu di masyarakat yang perlu tangani.

"Mereka diwajibkan untuk menjemput isu, menjemput potensi masalah di setiap daerah termasuk di Tangerang ini," ujar Esa Sukmawijaya, Sekretaris Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora di Puspemkot Tangerang.

Dalam proses seleksi, peserta kirab pemuda tentu memiliki kesehatan fisik yang baik, karena tidak hanya berkeliling di Kota Tangerang melainkan di kota/kabupaten se-nusantara.

"Peserta yang kami pilih dalam ikut kirab sesuai dengan kriteria. Sehingga ikut kirab yang sangat melelahkan 70 hari lebih mereka jalan ke seluruh provinsi memang kesehatan yang harus baik," tuturnya.

Rombongan para peserta yang singgah selama empat hari di Kota Tangerang tersebut telah resmi dilepas untuk berkeliling di kota seribu industri dan jasa ini.

Namun sebelum rombongan dilepas, peserta lebih dulu berkunjung ke Tangerang Live Room. Di sana, mereka mempelajari tentang konsep smart city dari Kota Tangerang.

Pelepasan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Dedi Suhada di kawasan Puspemkot Tangerang. Dedi menuturkan, selama singgah di Kota Tangerang, para peserta tinggal di homestay Kampung Bekelir.

Menurutnya, yang menjadi kebanggaan tersendiri adalah dari 50 peserta kirab pemuda, salah satu di antaranya berasal dari Kota Tangerang.

"Jadi untuk program kirab pemuda ini merupakan program pemerintah pusat, tiap Provinsi di wakili dua pemuda, alhamdulillah dari Kota Tangerang salah satunya," katanya.

Sementara peserta kirab pemuda asal Provinsi Bengkulu Deka mengungkapkan, dirinya akan menyimpan pengalaman selama singgah di kota Tangerang maupun kota lainnya, dalam pelaksanaan kirab pemuda 2018.

Menurutnya saat tiba di homestay, warga kampung Bekelir menyambut ramah para peserta termasuk dirinya. Pengalaman juga nantinya akan disebarkan ke masyarakat luas di Indonesia.

"Kita harus ketahui adat budaya, terus kita harus tahu apa kemajuan di kota ini nah ini yang akan diambil, terus dibawa ke provinsi kita dan bisa bersaing secara positif," imbuhnya.(RAZ/HRU)

PROPERTI
Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:12

Warga Tangerang kini memiliki pilihan transportasi baru untuk menuju Jakarta. Paramount Petals menghadirkan layanan shuttle bus harian yang menghubungkan kawasan Paramount Petals dengan Counter DayTrans Grogol, Jakarta Barat.

BANTEN
PLN UID Banten Resmikan Posko Pelayanan Teknik 24 Jam di PIK 2, Percepat Penanganan Gangguan Listrik

PLN UID Banten Resmikan Posko Pelayanan Teknik 24 Jam di PIK 2, Percepat Penanganan Gangguan Listrik

Selasa, 4 Agustus 2026 | 07:22

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melakukan upaya layanan kelistrikan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 melalui peresmian Posko Pelayanan Teknik (Yantek) yang beroperasi selama 24 jam.

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill