Bertanding Hanya dengan 9 Pemain, Persita Kalah 0-2 dari Borneo FC
Rabu, 6 Mei 2026 | 08:38
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League.
TANGERANGNEWS.com-Sekretaris Deputi Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga, Esa Sukmawijaya menyampaikan, indeks pembangunan pemuda akan dikembangkan demi mengimplementasikan hak pemuda.
"Kemenpora sedang mengembangkan suatu platform konsep kepemudaan yang lebih terukur, lebih terstruktur dan lebih massif untuk hak pemuda," katanya di Puspemkot Tangerang, Senin (5/11/2018).
Esa mengatakan, mengingat Indonesia akan mengalami masa bonus demografi, yakni jumlah usia produktif lebih besar dibandingkan penduduk usia tidak produktif, maka percepatan pembangunan melalui peran pemuda sangat penting
"Sehingga ke depan tahun 2020, ada beberapa Kota/Kabupaten yang bermitra," katanya.
Esa juga menyebut jumlah pemuda di Indonesia mencapai 63,36 juta dari 265 juta jiwa penduduk. Pengembangan konsep indeks pembangunan pemuda pun masih digarap.
"Kami sedang menjalin diskusi yang intens dengan Kemendagri, bagaimana kegiatan seluruh Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) bisa memenuhi hak pemuda," ucapnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Dedi Suhada pun menyambut baik rencana tersebut demi peningkatan kualitas pemuda, baik dari sisi pendidikan, keterampilan, maupun karakter. Karena berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pemuda di Kota Tangerang mencapai 548 ribu dari 2 juta 47 ribu jiwa penduduk.
Sejauh ini, menurut Dedi, pemerintah Kota Tangerang gencar memajukan pemuda yang berprestasi.
"Indeks tersebut memang tentunya menjadi salah satu yang akan kita lakukan. Perhitungan butuh juklak-juknis. Kami masih terus melaksanakan itu semua dan menjadi parameter semua, tentu bagi kami introspeksi," ujarnya.(MRI/RGI)
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League.
TODAY TAGMemulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews