Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan lalu lintas terjadi di lampu merah Tanah Tinggi, tepatnya depan pintu masuk kawasan Puspemkot Tangerang, Rabu (7/11/2018).
Sebuah truk tanah menabrak pemotor hingga terseret lantaran membanting kemudi untuk menghindari mobil di depannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 22.53 WIB. Seorang saksi mata, Maulana mengatakan, kecelakaan berawal ketika Avanza bernopol B-1150-UKO yang melintas dari arah Daan Mogot menuju Puspemkot menerobos lampu merah.

Warga mengevakuasi korban yang terseret dump truk dalam kecelakaan yang terjadi di kawasan Puspemkot Tangerang.
Kemudian, truk tanah bernopol B-9453-QV yang datang dari arah Mall Balekota melintas bersamaan dengan sepeda motor Yamaha Mio bernopol B-6665-UVV saat keadaan lampu hijau.
"Avanza nerobos lampu merah, truk masuk terus banting stir. Pas di sebelah kiri truk ada sepeda motor keseret-seret," terang Maulana kepada TangerangNews.
Kecelakaan pun tak terhindarkan. Pengendara sepeda motor yang melintas di samping truk tertabrak hingga terseret sejauh 7 meter. Sementara Avanza yang hanya ditumpangi seorang pengemudi lolos dari maut.
Saksi lainnya, Ilham mengatakan truk langsung berhenti setelah 7 meter menyeret korban. Saat itu korban masih sadar, namun karena kakinya tersangkut di ban truk, dia sulit ditolong.
"Korban sama motornya nyangkut di bawah, kakinya kejepit ban. Orang-orang nyoba nolong tapi susah," katanya.

Ambulans membawa korban yang terseret truk ke rumah sakit setelah berhasil dievakuasi warga.
Pengedara sepeda motor nahas tersebut baru berhasil dievakuasi sekitar 20 menit dengan dongkrak oleh masyarakat sekitar.
Kemudian korban dilarikan ke rumah sakit terdekat dalam keadaan hidup dengan luka disekujur tubuhnya. Sampai saat ini belum diketahui identitas dari pengemudi truk dan pengendara motor tersebut.(RAZ/HRU)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama sektor industri terus berupaya menekan angka pengangguran terbuka melalui pengembangan pendidikan vokasi dan penguatan kompetensi tenaga kerja.
Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memaparkan sejumlah capaian kinerja dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews