Connect With Us

Begini Kata Cawapres Sandi Soal Tingginya Pengangguran di Banten

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 9 November 2018 | 18:00

Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno, saat diwawancarai awak media, usai menghadiri deklarasi relawan pemenangan Prabowo-Sandi di GOR) Tangerang, Jumat (9/11/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno mengkritik Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Banten menduduki posisi tertinggi se-Indonesia.

Menurutnya, ia akan membuat kebijakan-kebijakan yang dapat memperluas lapangan kerja di Indonesia, khususnya di Provinsi Banten dengan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta pengendalian siswa SMK jika terpilih sebagai Wakil Presiden 2019 nanti.

"Langkah kongkrit (mengatasi) pengangguran tertinggi di Banten tadi saya sudah kunjungan ke pabrik kecap. Di situ 50 lapangan kerja, banyak sekali UMKM yang sebetulnya kita kembangkan," ujar Sandi usai menghadiri deklarasi relawan pemenangan Prabowo-Sandi di GOR Tangerang, Jumat (9/11/2018).

Sebelum menghadiri kegiatan deklarasi relawan Prabowo-Sandi, Sandi memang terlebih dahulu mendatangi Pabrik Kecap SH di kawasan Pasar Lama, Sukasari, Kota Tangerang.

Sandi mengatakan telah banyak UMKM yang dikembangkan. Namun menurutnya, pemerintah kini tidak melihat jika UMKM dapat menyerap lapangan kerja secara luas. Oleh karena itu, ia menilai UMKM harus dikembangkan.

"Kita selalu salah melihat bahwa 97,7 persen daripada penyerapan pekerjaan itu dari sektor UMKM. Belum ada kegiatan yang konkret yang bisa disampaikan kepada UMKM untuk meningkatkan kapasitas mereka," ucapnya.

"Seperti tadi pabrik kecap SH produksinya sekitar 2 ton konsumsi dari gula kelapa itu belum bisa naik karena bahan baku kurang. Nah ini nanti pemerintah di bawah Prabowo-Sandi akan menghadirkan kebijakan-kebijakan solusi bahan baku, seperti itu," tambahnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), TPT di Provinsi Banten mencapai angka 8,52 persen pada Agustus 2018. Angka itu lebih besar dibanding TPT nasional yang hanya 5,34 persen. Terlebih, pengangguran tersebut didominasi oleh masyarakat yang berasal dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). 

"Ini ironis karena SMK itu menjadi solusi terhadap masalah pengangguran, ternyata SMK ini tingkat pengangguran yang tertinggi," 

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang gencar menggembar-gemborkan harus dibuka lapangan kerja seluas-luasnya ini mengaku akan melakukan inovasi untuk memberdayakan pelajar SMK dengan dorongan dunia usaha yang dapat mengentaskan angka pengangguran.

"Kami akan melakukan pendekatan yang lebih berorientasi kepada dunia usaha yaitu kita dorong ditahun kedua dari siswa SMK itu mulai harus mendapatkan kesempatan mix and match kepada dunia usaha. Sehingga mereka begitu selesai di tahun ketiga, mereka sudah dapat penempatan," paparnya.(MRI/RGI)

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

NASIONAL
GIIAS 2026 Catat Rekor 496 Ribu Pengunjung dan Lonjakan Test Drive

GIIAS 2026 Catat Rekor 496 Ribu Pengunjung dan Lonjakan Test Drive

Senin, 10 Agustus 2026 | 20:38

Perhelatan akbar pameran otomotif bertaraf internasional, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, resmi menutup rangkaian penyelenggaraannya pada Minggu, 9 Agustus 2026.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

SPORT
Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:59

Perhelatan akbar yang digelar Harian Kompas bersama bank bjb dan Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang ini menghadirkan program The Frontliner hingga jumlah kuota peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill