Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan
Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TANGERANGNEWS.com-Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno mencicipi makanan kuliner khas Tangerang, Laksa.
Sandi yang juga didampingi rombongan Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi menyantap Laksa di Wisata Kuliner Laksa, Jalan Mochammad Yamin, Kota Tangerang, Jumat (9/11/2018).
Usai mencicipi satu porsi, Sandi pun memuji makanan yang dibuat dengan beras berbentuk mie bulat putih dan sedikit tebal itu.
Menurutnya, Laksa yang merupakan makanan mie yang disiram dengan kuah yang sudah diracik dengan berbagai bumbu alami itu memiliki rasa yang khas.
"Enak banget Laksa Tangerang, tadi di Paguyuban Laksa Tangerangnya saya coba dari Pak Kumis Brewok, enak banget cocok untuk kuliner," puji Sandi.
Setelah berwisata kuliner Laksa, Sandi dan rombongan kemudian menghadiri acara deklarasi relawan Prabowo-Sandi di GOR Tangerang.
Dalam kesempatan itu, Sandi menyebut warga Kota Tangerang dengan 'Tampang Benteng' karena memiliki asal-usul keturunan Cina Benteng.
Sandi mengungkapkan bahwa Tampang Benteng saat ini sudah sejahtera. Meskipun begitu, ia mengaku akan menambah kesejahteraannya.
"Harus kerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan. Itu menjadi fokus Prabowo-Sandi," tuturnya.(MRI/RGI)
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TODAY TAGMasyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.
Komoditas bawang merah varietas Batu asal darat tinggi Malang, Jawa Timur berhasil dipanen di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui pemanfaatan teknologi pupuk bio-organik berbasis mikroba.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews