Connect With Us

Pengamen Perempatan PLN Tangerang Pukuli Petugas Satpol PP hingga Bocor

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 12 November 2018 | 13:00

Ivan Firdaun, petugas Satpol PP Kota Tangerang saat mendapat perawatan di RSUD Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Ivan Firdaun, petugas Satpol PP Kota Tangerang mengalami luka pendarahan di kepalanya setelah dipukuli sekelompok pengamen yang tidak terima ditertibkan.

Hal itu dijelaskan Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Tangerang, Ghufron Falfeli.

Menurutnya, aksi pengeroyokan tersebut terjadi di Lampu Merah PLN Disbanten, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang, Minggu (11/11/2018) sekira pukul 00.02 WIB.

Saat itu, korban dan anggota Pleton Satpol PP lainnya tengah berpatroli. Ketika melintas di kawasan tersebut, petugas melihat sejumlah pengamen tengah mabuk.

Lantas petugas pun langsung menegur para pemuda tersebut agar tidak mengamen di lampu merah, karena dikhawatirkan mengganggu pengendara dan akan melakukan tindak kejahatan.

"Tetapi saat ditegur para pengamen menjawab teguran petugas dengan kata-kata menantang dan mengancam. Sehingga terjadi adu mulut dengan para pengamen," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima TangerangNews, Senin (12/11/2018).

Pergulatan antara petugas dan pengamen pun terjadi. Mereka saling cek-cok hingga mengundang perhatian masyarakat yang melintas.

Ghufron menuturkan, di tengah-tengah pergulatan tersebut, datang empat pengamen lainnya dan langsung melakukan penyerangan terhadap petugas.

"Pengamen menyerang anggota dan melempar mobil Patroli menggunakan batu. Sehingga dengan pasukan yang ada kami melakukan perlawanan," ucapnya.

Merasa dibawah ancaman, para petugas pun melapor kejadian ini ke Pleton Satpol PP lainnya untuk melakukan penebalan pasukan. Namun, ketika tiba di lokasi sekelompok pengamen telah melarikan diri.

"Kami menyisir lokasi kejadian untuk mencari pelaku dan barang bukti,  lalu melaporkan kejadian kepada Polsek Benteng," katanya.

Insiden tersebut membuat seorang anggota Satpol PP Ivan Firdaun terluka. Korban dipukul menggunakan gitar oleh pengamen hingga kepalanya mengalami pendarahan.

"Korban dijahit karena luka robek sebanyak 7 jahitan. Dia lalu diobati di RSUD Tangerang dengan didampingi oleh pihak kepolisian," paparnya.(RAZ/RGI)

KAB. TANGERANG
Musang Sampai Kera di Kabupaten Tangerang Divaksin Rabies

Musang Sampai Kera di Kabupaten Tangerang Divaksin Rabies

Senin, 12 Oktober 2026 | 19:12

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) memberikan layanan Vaksinasi Rabies Gratis bagi hewan peliharaan warga.

BANDARA
Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:12

Menyikapi perkembangan situasi di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang memastikan operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill