Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan nahas di pinggir Sungai Cisadane, belakang Pintu Air 10, Jalan Sangego, Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (15/11/2018). Bayi nahas tersebut diduga dibuang orang tuanya karena hasil hubungan gelap.
Kapolsek Karawaci Kompol Abdul Salim memperkirakan mayat yang ditemukan dengan kondisi tubuh tertelungkup dan tidak dilengkapi busana itu baru saja dilahirkan.

"Kira-kira usianya baru lahir dengan keadaan kepala dan perut rusak, diduga diakibatkan terlalu lama berada di air," ucap Salim usai evakuasi korban.
Salim juga menduga bayi tersebut dibuang ke Sungai Cisadane sejak sekitar sepekan yang lalu. Mayat pertama kali ditemukan saksi mata bernama Rano, Penjaga Pintu Air 10, yang melihat korban dengan kondisi tubuh mengenaskan.
Kemudian Rano pun melaporkan penemuan itu kepada Polsek Karawaci untuk selanjutnya dilakukan evakuasi. "Korban kami bawa ke RSUD Kabupaten Tangerang guna dilakukan Visum," imbuh Salim.(RAZ/RGI)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGGubernur Banten Andra Soni menjajaki kerja sama strategis dengan Cambridge School Indonesia guna meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews