Connect With Us

Polisi Bubarkan Paksa Demo Buruh di Puspemkot Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 15 November 2018 | 21:11

Suasana Polisi membubarkan Gerakan Buruh Tangerang Bersatu yang melakukan aksi unjuk rasa di kantor Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang, Kamis (15/11/2018). (TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Ratusan buruh yang melakukan aksi demonstrasi menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di gedung Puspemkot Tangerang dibubarkan oleh personel gabungan, Kamis (15/11/2018) petang.

Berdasarkan pantauan TangerangNews pada pukul 19.00 WIB, ratusan personel gabungan kepolisian dan Satpol PP membubarkan barisan buruh yang masih bertahan di depan kantor Puspemkot Tangerang.

Demonstran dibubarkan karena waktu penyampaian pendapat sebagaimana diatur undang-undang sudah habis. Polisi pun mendesak para buruh untuk bergeser meninggalkan kawasan Puspemkot Tangerang.

Gerakan Buruh Tangerang Bersatu

Sampai berita ini diturunkan, terpantau para buruh sudah bergeser menuju Jalan Daan Mogot. Puluhan kendaraan sepeda motor buruh yang diparkir di kawasan Puspemkot Tangerang juga sudah mulai berangsur-angsur bubar.

Sebelumnya, para demonstran yang tergabung dalam Gerakan Buruh Tangerang Bersatu ini UMK Tangerang tahun 2019 naik 25,77 atau mencapai Rp 4.505.312 ini mulai menduduki Puspemkot Tangerang sekira pukul 15.40 WIB.(RAZ/HRU)

BANTEN
Terus Optimalkan Penerapan Budaya K3, PLN UID Banten Pastikan Pekerja Pulang dengan Selamat

Terus Optimalkan Penerapan Budaya K3, PLN UID Banten Pastikan Pekerja Pulang dengan Selamat

Kamis, 1 Oktober 2026 | 17:07

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten bersama Lembaga Pelayanan dan Pengabdian Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (LPPKM FKM UI) melakukan pengukuran budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill